logo


Pakar WHO dari Rusia Sebut Kecil Kemungkinan Ada Kebocoran di Laboratorium Virus Wuhan

Pakar WHO asal Rusia menyebut bahwa sangat sulit untuk meyakini jika laboratorium virus di Wuhan mengalami kebocoran sehingga virus Covid-19 yang disimpan di dalamnya menyebar keluar

5 Februari 2021 21:00 WIB

Ilustrasi Laboratorium Virus
Ilustrasi Laboratorium Virus istimewa

BEIJING, JITUNEWS.COM - Tuduhan mengenai virus SARS-CoV-2 mungkin telah secara tidak sengaja dibocorkan dari sebuah laboratorium di Wuhan telah menjadi salah satu teori konspirasi yang populer. Otoritas Tiongkok telah berulang kali membantah tuduhan kebocoran laboratorium tersebut.

Seorang pakar WHO dari Rusia Vladimir Dedkov mengatakan bahwa Laboratorium Institut Virologi Wuhan, yang dituduh membocorkan virus korona, memiliki standar keamanan yang sangat baik, sehingga sangat sulit membayangkan terjadinya kebocoran.

“Tentu saja, penting bagi misi kami untuk mengunjungi fasilitas ini, berbicara dengan kolega kami dan melihat bagaimana semuanya diatur di sana. Itu terorganisir dengan baik. Saya tidak tahu siapa yang mengkritik mereka, laboratoriumnya lengkap. Sulit bagi saya membayangkan ada yang bocor dari sana, ”kata Dedkov yang juga menjabat sebagai wakil direktur untuk karya ilmiah dari Institut Penelitian Epidemiologi dan Mikrobiologi St. Petersburg, dikutip Sputniknews.


Meski Masih Buka Kerja Sama dengan China, tapi Kebijakan AS soal Taiwan Tidak Akan Berubah

Pada Rabu lalu, para ahli WHO yang saat ini berada di Wuhan, dikabarkan sudah mengunjungi Institut Virologi Wuhan, termasuk laboratorium BSL-4 yang sangat terisolasi, yang menurut rumor, merupakan lokasi dugaan "kebocoran" atau lokasi "pembuatan" virus Covid-19.

Tim penyelidik asal usul Covid-19 WHO tersebut baru memulai kerja lapangan minggu lalu, setelah menyelesaikan karantina selama dua minggu pada saat kedatangan.

Dedkov menambahkan, bagaimanapun, bahwa ada kondisi tertentu yang memungkinkan penyebaran virus corona di pasar Wuhan, meskipun virus itu bisa berasal dari tempat lain.

"Kami mengunjungi pasar. Saya tidak begitu paham dengan aturan sanitasi di China, tetapi melihat ini, mengekstrapolasi ke undang-undang kami, tentu saja, pasar sangat jauh dari sempurna ... Tidak pasti apakah itu terjadi. Tidak ada bukti bahwa virus itu berasal dari sana, mungkin virus itu muncul di tempat lain, tetapi secara hipotesis, pasar tersebut memiliki semua syarat untuk menjadi lokasi penyebaran virus,” kata Dedkov.

 

Awas, Serangan Siber dan Malware Menyebar Luas Bersama Virus Covid-19

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia