logo


Tak Sepakat Istilah Pelakor, Awkarin: Laki-laki Bukan Objek yang Bisa Direbut

Selingkuh itu terjadi karena adanya mutual feeling (mau sama mau).

4 Februari 2021 19:44 WIB

Karin Novilda alias Awkarin
Karin Novilda alias Awkarin Instagram

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Selebgram Karin Novilda tak sepakat dengan penggunaan istilah pelakor. Diketahui, istilah tersebut kerap disematkan pada perempuan yang dicap sebagai perebut suami orang.

Wanita yang karib disapa Awkarin itu mengaku paham betapa sakitnya diselingkuhi karena beberapa kali menjadi korban.

Menurutnya, sikap menyalahkan perempuan lain atas kandasnya hubungan bukan hal bijak. Pasalnya, bagi Awkarin, perselikuhan itu terjadi atas dasar ‘mau sama mau’.


Diamankan Bersama Pria Berinisial J, Hasil Tes Urin Millen Cyrus Positif Narkoba

“Walaupun gue diselingkuhin berkali-kali, gue tetap enggak setuju sama konsep pelakor. Karena laki-laki bukan sebuah objek yang bisa direbut,” ujarnya melalui akun Instagram-nya, Kamis (4/2).

“Selingkuh itu terjadi karena adanya mutual feeling (mau sama mau). Jadi kenapa nyalahin perempuannya saja?” tegasnya.

Lebih lanjut, Awkarin membagikan ulang unggahan akun @geoliveid tentang arti perebut.

“Perebut menurut KBBI dalah orang yang mengambil secara paksa milik orang lain. Sementara, manusia punya akal pikiran untuk memutuskan. Laki-laki bukan barang yang bisa diambil, melainkan manusia yang membuat keputusan untuk berselingkuh,” terangnya.

Untuk itu, perempuan berusia 23 tahun itu menyarankan kepada siapa saja agar tak lagi memakai istilah pelakor dalam hubungan perselingkuhan.

“Jangan lagi pakai istilah pelakor,” tandasnya.

Anya Geraldine Susah Dihubungi, Young Lex: Lagi Naik Daun Banget ya?

Halaman: 
Penulis : Iskandar