logo


Ngaku Kecolongan Jika Bupati Orient WNA, PDIP: Harusnya Penyelenggara Pilkada Bertanggung Jawab!

PDIP mengaku belum mengkonfirmasi terkait status kewarganegaraan Bupati Orient.

4 Februari 2021 04:30 WIB

Djarot
Djarot

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat mengaku partainya kecolongan apabila Bupati Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur, terpilih Orient P. Riwu Kore memang benar Warga Negara Asing. Ia mengaku belum mengkonfirmasi terkait status kewarganegaraan Bupati Orient.

"Kalau memang benar yang bersangkutan merupakan warga negara asing, kami kecolongan karena waktu mendaftar sebagai anggota partai untuk mendapatkan kartu tanda anggota partai, syarat utamanya adalah warga negara Indonesia yang dibuktikan dengan e-KTP dan kartu keluarga," kata Djarot seperti dilansir CNNIndonesia.com, Rabu (3/2/2021).

"Baru dapat info hari ini. Yang bersangkutan adalah anggota biasa dan bukan kader pengurus partai," sambungnya.


Bupati Terpilih Sabu Raijua Berstatus WN AS, PKS: Tamparan bagi KPU

Djarot mengatakan bahwa Orient tidak hanya diusung oleh PDIP, namun juga Partai Gerindra dan Demokrat di pilkada 2020 lalu. Ia menyebut pihak penyelenggara pilkada yang seharusnya bertanggung jawab terkait status kewarganegaraan Orient.

"Harusnya penyelenggara pilkada yang bertanggung jawab untuk mengecek persyaratan pencalonan," ujarnya.

Diketahui, status kewarganegaraan Orient menjadi kontrovesi di tengah masyarakat usai Kedutaan Besar Amerika Serikat menyatakan bahwa Orient adalah warga negaranya. Hal tersebut dibuktikan melalui surat resmi pada 1 Februari 2021.

Bupati Terpilih Sabu Raijua Berstatus WN AS, NasDem Sebut Ada Keteledoran

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati