logo


Risma Dituding Pakai Uang Bansos di Pilkada Surabaya, Kuasa Hukum: Tidak Benar dan Tidak Berdasar

Hal itu disampaikan dalam sidang lanjutan sengketa Pilkada Surabaya di Mahkamah Konstitusi (MK).

3 Februari 2021 05:30 WIB

Tri Rismaharini
Tri Rismaharini Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Tim kuasa hukum pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Eri Cahyadi-Armuji menampik tudingan yang menyebut Tri Rismaharini memakai uang bantuan sosial untuk kampanye di Pilkada Surabaya 2020.

Hal itu disampaikan dalam sidang lanjutan sengketa Pilkada Surabaya di Mahkamah Konstitusi (MK), Selasa (2/1).

"Soal tuduhan yang dibansos, kami tegaskan bahwa itu tidak benar. Tidak berdasar," kata tim kuasa hukum Eri-Armuji, Arif Budi Santoso.


Berkunjung ke Solo, Menko PMK Pastikan Data Penerima Bansos Sepadan dengan Data Dukcapil

Dugaan penyalahgunaan uang bansos dari Kemensos itu tertera dalam berkas gugatan paslon nomor urut 2, Mahfud Arifin-Mujiaman di sidang perdana pembacaan pokok permohonan pekan lalu.

Risma dan Eri dituding hadir dalam rapat koordinasi pelaksanaan bansos program keluarga harapan (PKH) di rumah dinas Risma yang saat itu masih jadi Wali Kota Surabaya.

Namun, Arif menegaskan kliennya tak mendatangi pertemuan tersebut. Dia menyebut bukti yang dilampirkan tim kuasa hukum Mahfud-Mujiaman merupakan kegiatan lain.

"Paslon kami baik calon wali kota Pak Eri Cahyadi dan Pak Armuji tidak pernah mengikuti acara tersebut. Tidak nyambung dengan dalilnya. Itu bukti yang lain. Kegiatan yang lain, berbeda," kata dia.

Risma Undang Koki Profesional, Golkar: Agar Pemulung Memiliki Skill

Halaman: 
Penulis : Iskandar