logo


Moeldoko Dituding Kudeta Demokrat, Ferdinand: Tuduhan Ini Sangat Berani

Ketua Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut ada upaya kudeta terhadap dirinya.

2 Februari 2021 09:31 WIB

Surat Rakyat

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut ada upaya kudeta terhadap dirinya. Elite Partai Demokrat, Andi Arief, menyebut nama Moeldoko yang diduga hendak ambil alih Partai Demokrat.

Eks kader Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean, menilai tudingan terhadap Moeldoko itu sangat berani dan berisiko hukum.

"Bagi saya secara pribadi melihat pernyataan ini ada beberapa hal. Pertama, saya tidak mengetahui bukti apa yang dimiliki oleh Demokrat untuk menuduh Moeldoko dengan membawa-bawa nama Pak Jokowi sebagai Presiden dengan menyebut lingkar dekat Jokowi. Saya melihat tuduhan ini sangat berani, tendensius dan bisa berisiko hukum. Mudah-mudahan Demokrat telah punya bukti kuat sebelum melontarkan tuduhan ini," kata Ferdinand kepada wartawan, Selasa (2/2).


Cerita Moeldoko Soal Demokrat: Prihatin Kondisi Partai, Malah Dituding Ingin Kudeta

Soal lima nama yang disebut akan menggulingkan Demokrat, menurut Ferdinand janggal dan aneh.

"Kedua, agak janggal dan aneh bagi saya kalau yang disebut ada 5 orang yang main, ada kader dan mantan kader. Saya tidak melihat 5 orang ini punya kapasitas dan kapabilitas untuk menggerakkan sebuah peristiwa yang bisa mengkudeta AHY dari kursi ketua umum yang terpilih secara aklamasi pada kongres Maret tahun lalu," sebutnya.

Ferdinand mengatakan bahwa kudeta harus melalui Kongres Luar Biasa dan harus didukung dua pertiga pengurus secara nasional. Menurutnya, lima orang tersebut tidak memiliki kapasitas untuk menggerakkan KLB.

"Kudeta itu harus melalui sebuah Kongres Luar Biasa dan KLB itu harus didukung dua pertiga pengurus secara nasional. Nah 5 orang yang disebut itu saya yakini dan saya tahu tak memiliki kapasitas dan kapabilitas untuk menggerakkan KLB meski benar didukung oleh Pak Moeldoko. Maka bagi saya, gerakan kelompok ini tak layak dan tak patut ditanggapi oleh partai, oleh AHY seperti itu, dia malah membesarkan gerakan kecil yang tak patut mendapat tanggapan," sambungnya.

Ferdinand mengaku tidak tahu tentang lima orang kader dan mantan kader itu.

Respons Tudingan AHY Soal Kudeta Demokrat, Moeldoko: Jangan Ganggu Pak Jokowi!

Halaman: 
Penulis : Admin
 
×
×