logo


Memanfaatkan Botol Sebagai Wadah Mengolah Spirulina

Spirulina merupakan salah satu mikroalga yang termasuk ke dalam kelompok Cyanobacteria.

24 April 2015 19:18 WIB

Spirulina banyak dimanfaatkan dalam bioteknologi nutrisional, industri, lingkungan, serta bahan tambahan makanan pada pakan ikan. FOTO: ISTIMEWA
Spirulina banyak dimanfaatkan dalam bioteknologi nutrisional, industri, lingkungan, serta bahan tambahan makanan pada pakan ikan. FOTO: ISTIMEWA

JAKARTA JITUNEWS.COM - Spirulina merupakan salah satu mikroalga yang termasuk ke dalam kelompok Cyanobacteria. Spirulina berbentuk filamen, biasanya hidup di danau atau di perairan dengan kandungan garam yang tinggi.

Saat ini spirulina banyak dimanfaatkan dalam bioteknologi nutrisional, industri, lingkungan, serta banyak dimanfaatkan juga sebagai bahan tambahan makanan pada pakan ikan. Hal ini dikarenakan kandungan  beberapa zat seperti protein, mineral, vitam B12, karatenoida, asam lemak esensial seperti asam linolenat.

Spirulina dalam wadah berukuran 1 liter


SKPT Mimika Berdampak Positif Pada Ekonomi Perikanan Masyarakat di Timur

Siapkan botol, slang plastik, dan batu aerasi dicuci dengan deterjen dan dibilas dengan larutan klorin 150 ml/ ton. Kemudian wadah diisi air medium yang telah disaring dengan saringan 15 mikron sampai 300-500 ml, dan berkadar garam 28-35 untuk Diatomae laut dan air tawar untuk Diatomae tawar. Kemudian disterilkan dengan cara direbus, diklorin, atau disinari lampu ultraviolet.

Medium dipupuk dengan jenis dan takaran sebagai berikut:

  • Larutan A= KNO3 20,2 gram + Air suling 100 ml
  • Larutan B= Na2HPO4 2,0 gram + Air suling 100 ml
  • Larutan C= Na2SiO3 1,0 gram + Air suling 100
  • Larutan D= FeCl3) 1,0 gram + Air suling 20 ml

Setiap 1 liter medium diberi larutan A, B, C, sebanyak 1 ml dan larutan D 4 tetes. Kemudian diaerasi dengan batu aerasi dan sumber udara dapat berasal dari mesin blower, kompressor atau aerator. Dalam pemeliharaan harus diperhatikan penempatan wadah agar cukup mendapat cahaya, sehingga fotosintesa dapat berjalan lancar. Setelah tercampur merata, bibit dimasukkan sebanyak 1/5-1/10 bagian. Empat hari setelah masa pemeliharaan, dapat dipanen dan dikultur pada wadah yang lebih besar. (SUMBER: alamikan)

KKP Kembangkan Benih Ikan Bermutu, DPR Beri Apresiasi

Halaman: 
Penulis : Agung Rahmadsyah, Riana