logo


Politikus Gerindra: Perubahan PSBB ke PPKM Terkesan Hanya Sekadar Jargon

Presiden Joko Widodo menyebut PPKM jilid pertama tidak efektif menangani Covid-19

1 Februari 2021 13:12 WIB

Putih Sari
Putih Sari Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Presiden Joko Widodo menyebut Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) jilid pertama tidak efektif menangani Covid-19. Waketum Gerindra, Putih Sari, menyebut bahwa PPKM hanya sekedar jargon.

"Perubahan PSBB ke PPKM terkesan hanya sekadar jargon memang harus konsisten untuk menjalankan aturan," kata Putih Sari kepada wartawan, Senin (1/2).

Menurutnya, selama PPKM masih banyak masyarakat yang menggelar hajatan yang bisa menimbulkan kerumunan.


Jokowi Nilai PPKM Belum Efektif, Pimpinan DPR Minta Pemerintah Waspada Rencana Libur Panjang

"Jangan hanya mal, kantor, dan tempat makan yang dibatasi tapi kegiatan masyarakat di bawah banyak yang lepas kontrol, masih banyak masyarakat yang menggelar hajatan walaupun dengan protokol kesehatan tapi tetap saja berkerumun," ujarnya.

Anggota Komisi IX DPR RI ini mengimbau kepada pimpinan desa, RT, dan RW untuk menegakkan aturan protokol kesehatan.

"Penegakan aturan harus berbasis komunitas seperti pelibatan kepala desa, RW dan RT perlu diperkuat," kata Putih Sari.

Sebelumnya, Jokowi menilai bahwa implementasi PPKM belum efektif mengatasi Covid-19.

"Sebetulnya esensi PPKM ini kan membatasi mobilitas, namanya saja kan pembatasan kegiatan masyarakat. Tetapi yang saya lihat, diimplementasinya ini kita tidak tegas dan tidak konsisten. Ini hanya masalah implementasi," ungkap Jokowi, Minggu (31/1).

Video Jokowi Sebut PPKM Belum Efektif Baru Diunggah, Ini Alasan Setpres

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata