logo


Kritik Sila Kelima Pancasila, PBNU: Jauh Panggang dari Api

Said Aqil menilai masih banyak kesenjangan yang terjadi di masyarakat.

1 Februari 2021 08:00 WIB

Ketum PBNU Said Aqil Siradj
Ketum PBNU Said Aqil Siradj Dok. nu.or.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Umum Pengurus Nahdlatul Ulama (PBNU), Said Aqil Siradj menyoroti implementasi Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, ada nilai dasar Pancasila yang belum sepenuhnya diterapkan di Indonesia.

"Pancasila itu, sila yang paling jauh panggang dari api itu sila kelima. Sila pertama ketuhanan, oke. Kemanusiaan oke. Persatuan, jalan. Apalagi demokrasi sudah jalan, itu bagus; multipartai," kata Said saat peringatan Harlah NU ke-95 yang diselenggarakan secara virtual, Minggu (31/1) malam.

"Eh datang sila kelima keadilan bagi seluruh bangsa Indonesa. Ini yang jauh panggang dari api," sambungnya.


Sebut Abu Janda Penyusup di NU, Eks Waketum PBNU: Akhlaknya Bukan Pengikut Aswaja

Said Aqil menjelaskan secara spesifik nilai dasar Pancasila yang belum sepenuhnya diterapkan yakni sila Pancasila kelima. Menurutnya, masih banyak kesenjangan yang terjadi di masyarakat.

"Yang miskin tetap miskin, yang kaya semakin kaya. Ini kami minta kepada pemerintah harus segera memperbaiki tatanan sistem ekonomi kita ini. Memang itu warisan masa lalu bukan ujuk-ujuk. Itu warisan masa lalu. Tapi kita harus niat memperbaiki," pungkasnya.

Tanggapi Cuitan Abu Janda, Katib Syuriah PBNU: Jangan Gumunan, Kemudian Menyerang

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati
 
×
×