logo


Natalius Pigai Disamakan Gorila, Teddy Gusnaidi: Jangan Sampai Ada yang Framing yang Dihina Sukunya!

Teddy menilai penghinaan terhadap Natalius Pigai bukan berarti ditujukan untuk sukunya pula.

29 Januari 2021 04:30 WIB

Dewan Pakar PKPI Teddy Gusnaidi
Dewan Pakar PKPI Teddy Gusnaidi Instagram

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Dewan Pakar Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Teddy Gusnaidi ikut berkomentar soal ujaran rasis yang dialami mantan Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai.

Teddy menilai penghinaan terhadap Natalius Pigai bukan berarti ditujukan untuk sukunya pula. Dia mengingatkan kepada semua pihak agar tak melakukan provokasi terkait hal ini.

“Ketika @NataliusPigai2 dihina, disamakan dengan gorila, maka yang dihina dirinya, bukan sukunya. Jangan sampai ada yang memframing bahwa yang dihina sukunya,” cuitnya melalui akun Twitter @TeddyGusnaidi, dikutip Jumat (29/1).


Natalius Pigai Jadi Korban Rasis, Babe Haikal Harap Warga Papua Sabar

Menurutnya, kejadian serupa pernah menimpa Presiden Jokowi. Dia menjelaskan, Jokowi ketika itu disamakan dengan binatang.

Teddy menyebut penghinaan itu dialamatkan kepada Jokowi saja, bukan untuk suku Jawa.

“Sama ketika pak @Jokowi dihina, disamakan dengan monyet, tidak ada yang framing bahwa sukunya yang dihina,” terangnya.

Dia lantas membagikan tangkapan layar yang memuat kicauan Natalius Pigai. Di situ, Pigai menyatakan orang Jawa tak mungkin minta maaf.

“Ketika @NataliusPigai2 dihina, maka yang dihina adalah dirinya, bukan sukunya. Pernyataan Pigai bahwa “Orang jawa tidak mungkin minta maaf”, itu bukan keseseorang, tapi ke suku Jawanya,” kata Teddy.

“Ini hanya contoh saja, beda antara menghina seseorang dengan dugaan menghina suku,” tandasnya.

Serang Balik, Permadi Arya Sebut Natalius Pigai Juga Rasis ke Etnis Jawa

Halaman: 
Penulis : Iskandar