logo


Jepang Berlakukan PSBB, Sejumlah Pejabat Kedapatan Keluyuran ke Kelab Malam

Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga meminta maaf usai sejumlah pejabat pemerintahannya kedapatan melanggar aturan pembatasan sosial yang telah mereka keluarkan.

27 Januari 2021 19:17 WIB

Tokyo saat diberlakukan status darurat nasional akibat wabah Covid-19
Tokyo saat diberlakukan status darurat nasional akibat wabah Covid-19 Asia Times

TOKYO, JITUNEWS.COM - Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga pada Rabu (27/1) menyampaikan permintaan maafnya kepada masyarakat usai sejumlah pejabat pemerintahannya kedapatan mengunjungi kelab malam meski pemerintah sudah meminta masyarakat untuk tidak keluar rumah kecuali untuk kepentingan yang mendesak guna mencegah penyebaran virus Covid-19.

"Saya minta maaf dengan sangat jika hal ini terjadi saat kita meminta orang-orang untuk tidak makan diluar diatas jam 8 malam, dan tidak keluar rumah kecuali untuk urusan yang penting dan mendesak," kata Suga, dikutip Reuters.

"Setiap pejabat pemerintah seharusnya bertindak untuk meningkatkan kesadaran masyarakat," tambahnya.


Perang Dagang China-AS Belum Berakhir, Calon Kemendag AS Janjikan Kebijakan Agresif terhadap China

Pada Januari ini, Jepang sudah memberlakukan status darurat di berbagai wilayah, termasuk Tokyo seiring dengan meroketnya penambahan kasus Covid-19 harian. Pemerintah juga meminta rumah makan dan bar untuk berhenti beroperasi pada pukul 8 malam, meskipun sejauh ini tidak menetapkan sanksi atau denda bagi yang melanggarnya.

"Tindakan saya sangat ceroboh, disaat kami meminta warga untuk bersabar," kata Jun Matsumoto, seorang pejabat tinggi pemerintah Jepang dari Partai Demokrasi Liberal Jepang kepada wartawan.

Pernyataan tersebut ia sampaikan usai majalah Jepang Daily Shincho melaporkan bahwa dirinya kedapatan berkunjung ke dua kelab malam di kawasan Ginza, Tokyo, setelah sebelumnya makan malam di sebuah restoran Italia pada Senin lalu.

Permintaan maaf juga disampaikan oleh Kiyohiko Toyama, seorang anggota parlemen Jepang dari Partai Komeito, usai tabloid Shukan Bushun melaporkan dirinya telah berkunjung ke kelab malam di Ginza hingga larut malam pada Jumat akhir pekan lalu.

Jumlah Kematian Covid-19 Inggris Tembus 100 Ribu Kasus, Begini Respon PM Boris Johnson

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia