logo


Kerap Berulah Rasis dan Sudutkan Islam, Roy Suryo Minta Polisi Segera Tangkap Permadi Arya

Abu Janda selama ini dinilai sering membuat unggahan yang menyudutkan umat Islam.

27 Januari 2021 17:13 WIB

Roy Suryo.
Roy Suryo. Jitunews/Latiko A.D

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Ulah rasis Ambroncius Nababan terhadap aktivis HAM Natalius Pigai telah masuk pada ranah hukum. Akibat perbuatannya, pimpinan Projamin itu ditetapkan sebagai tersangka dengan ancaman lima tahun penjara.

Usai Ambroncius diamankan, Pakar telematika Roy Suryo meminta polisi juga menangkap pegiat media sosial Permadi Arya atau Abu Janda karena dinilai sering mengunggah konten bermuatan rasis.

“Tweeps, setelah si Ambroncius Nababan dicokok @CCICPolri karena postingan rasisnya terhadap @NataliusPigai2. Rasanya sangat wajar bila Mayoritas Netizen meminta Tindakan tegas juga dilakukan @DivHumas_Polri ke @permadiaktivis1,” cuitnya melalui akun Twitter @KRMTRoySuryo2, Rabu (27/1).


Listyo Sigit Resmi Jadi Kapolri, Ketua DPD Ingin Polri Ciptakan Kedisiplinan di Tengah Pandemi

Menurutnya, Abu Janda selama ini kerap membuat unggahan yang menyudutkan umat Islam.

“Selain rasis, yang bersangkutan juga ujaran SARA yang menyinggung Ummat Islam,” imbuhnya.

Lewat cuitan tersebut, Roy Suryo melampirkan tangkapan layar kicauan Twitter dari Abu Janda yang dianggap memuat ujaran kebencian kepada Islam.

Roy juga melampirkan dua tangkapan layar berita yang berisi permintaan kepada polisi untuk menindak tegas Abu Janda.

Sebelumnya, Abu Janda diberitakan menanggapi cuitan Ustad Tengku Zulkarnain soal arogansi mayoritas dan minoritas. Dia menyebut yang arogan di Indonesia itu agama Islam kepada kearifan lokal.

“Yang arogan di Indonesia itu adalah islam sebagai agama pendatang dari Arab kepada budaya asli kearifan lokal. haram-haramkan ritual sedekah laut, sampe kebaya diharamkan dengan alasan aurat,” ujar Permadi membalas cuitan @ustadtengkuzul.

“Ritual tradisi asli dibubarin alasan syirik, pake kebaya dibilang murtad, wayang kulit diharamin.. dan masih banyak lagi upaya penggerusan pemusnahan budaya lokal dengan alasan syariat.. kurang bukti apalagi islam memang arogan terhadap kearifan lokal?,” cetusnya, Senin (25/1).

Listyo Sigit Resmi Jadi Kapolri, Idham Azis: Polri Akan Jauh Lebih Baik Lagi

Halaman: 
Penulis : Iskandar