logo


Perang Dagang China-AS Belum Berakhir, Calon Kemendag AS Janjikan Kebijakan Agresif terhadap China

Kandidat Menteri Perdagangan AS mengatakan bahwa AS harus mengambil langkah pendekatan kebijakan yang lebih agresif dalam menghadapi praktek perdagangan China yang tidak adil.

27 Januari 2021 16:45 WIB

Gina Raimondo, Kandidat Menteri Perdagangan AS
Gina Raimondo, Kandidat Menteri Perdagangan AS bloomberg

WASHINGTON, JITUNEWS.COM - Kandidat Menteri Perdagangan AS Gina Raimondo mengatakan bahwa Amerika Serikat harus mengambil langkah agresif untuk melawan praktek perdagangan China yang tidak 'fair', serta meningkatkan investasi pada sektor manufaktur untuk mengembalikan kapasitas produksi AS.

"Tingkah China sudah jelas menunjukkan bahwa mereka sangat anti-persaingan, dengan menjual komoditas besi dan alumunium murah ke Amerika, yang melukai para pekerja dan merusak daya saing perusahaan AS," kata Raimondo kepada Komite Senat pada Selasa (26/1), dikutip Al Jazeera.

"Saya berencana menjadi sangat agresif untuk membantu rakyat Amerika bersaing melawan praktek tidak fair yang dilakukan oleh China," tambah Gubernur Rhode Island sejak 2015 tersebut.


Negara Barat Gunakan Navalny untuk Kacaukan Situasi Rusia

Sejumlah tokoh pemerintahan Joe Biden sebelumnya juga telah memberikan sinyal bahwa mereka akan melanjutkan sejumlah kebijakan perekonomian AS terhadap China, yang selama ini telah diberlakukan oleh Donald Trump.

Pada pekan lalu, Menteri Keuangan AS yang baru Janet Yellen mengatakan bahwa AS sudah bersiap untuk menggunakan semua 'perlengkapan' mereka untuk menghadapi tindakan-tindakan perekonomian China, seperti praktek dumping, perang tarif, dan secara ilegal memberikan subsidi kepada korporasi tertentu.

Rusia dan AS Sepakat Perpanjang Perjanjian New START

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia