logo


Ada Varian Baru Covid-19 asal Jerman, Angela Merkel Minta Lockdown Diperketat

Kanselir Jerman Angela Merkel meminta agar aturan lockdown diperketat usai peningkatan jumlah kasus Covid-19 tidak juga terkendali

27 Januari 2021 12:18 WIB

Kanselir Jerman Angela Merkel
Kanselir Jerman Angela Merkel istimewa

BERLIN, JITUNEWS.COM - Kanselir Jerman Angela Merkel mengatakan bahwa angka kasus Covid-19 di Jerman terus meningkat seiring dengan menyebarnya sebuah varian baru Covid-19. Hal tersebut ia sampaikan dalam sebuah video, dikutip oleh surat kabar Jerman, Bild, dilansir Sputniknews pada Selasa (26/1).

Pada awal Januari lalu, sebuah varian baru Covid-19 muncul di sebuah rumah sakit di Jerman, dimana varian Covid-19 yang bermutasi tersebut belum pernah terdeteksi.

Kemunculan varian baru virus tersebut membuat pemerintah Jerman terpaksa memberlakukan kembali pengetatan pembatasan untuk mencegah penyebarannya yang diyakini lebih mudah menular. Oleh karena itu, Merkel memperingatkan bahwa perkembangan positif yang telah dibuat oleh Jerman dalam melawan wabah Covid-19 bisa hilang begitu saja jika pemerintah tidak memperketat aturan lockdown.


Kasus Positif Covid-19 Tembus Sejuta, Menkes: Kita Harus Kerja Keras Lagi!

Pemerintah Jerman sendiri sebelumnya sudah beberapa kali menerapkan aturan pembatasan sosial berskala besar pada tahun 2020 lalu guna menekan laju peningkatan kasus Covid-19. Aturan pembatasan tersebut sebelumnya juga sempat memicu sejumlah aksi protes di berbagai wilayah Jerman.

Terkait dengan varian baru Covid-19, pada Desember 2020 lalu, Jerman melaporkan kasus pertama varian Covid-19 asal Afrika Selatan yang terdeteksi dari seorang warganya yang sebelumnya berkunjung ke Johannesburg. Otoritas Kesehatan Jerman kemudian juga telah mengkonfirmasi jika varian baru Covid-19 asal Inggris yang sudah menyebar di Jerman pada November 2020.

Per Selasa (26/1), Jerman sudah melaporkan lebih dari 2,15 juta kasus COvid-19 dengan jumlah kematian diatas 53 ribu.

600 Nakes Meninggal Akibat Covid, Jihan: Buatkan Badan Perlindungan Tenakes

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia