logo


Pinangki Dituntut 4 Tahun Penjara, Golkar: Harusnya Lebih Berat, Apalagi Bertemu Buronan

Anggota Komisi III DPR  dari Fraksi Partai Golkar Supriansa menilai tuntutan yang diberikan kepada Pinangki terlalu ringan.

27 Januari 2021 09:30 WIB

Pinangki Sirna Malasari Saat menghadiri Sidang Pembacaan Dakwaan, PN Jakarta Pusat, Rabu 23/9/2020
Pinangki Sirna Malasari Saat menghadiri Sidang Pembacaan Dakwaan, PN Jakarta Pusat, Rabu 23/9/2020 Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Jaksa Penuntut Umum telah melayangkan tuntutan kepada Pinangki Kumala Sari berupa 4 tahun penjara dan denda Rp 500 juta subsidier 6 bulan kurungan. Ia terbukti melakukan suap dan pencucian uang terkait terpidana korupsi hak tagih Bank Bali, Djoko Tjandra.

Menanggapi hal tersebut, anggota Komisi III DPR  dari Fraksi Partai Golkar Supriansa menilai tuntutan yang diberikan kepada Pinangki terlalu ringan.

"Harapan kita itu yang seharusnya lebih berat, apalagi (Pinangki) bertemu dengan sang buronan," kata supriansa dalam Rapat Kerja Komisi III DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (26/1/2021).


Ngaku Hidupnya Hancur Gegara Kasus Djoko Tjandra, Pinangki: Andai Bisa Membalik Waktu

Supriansa latas membandingkan tuntutan Pinangki dengan tuntutan terhadap jaksa Urip Tri Gunawan. Urip yang juga terlibat dalam kasus suap pada tahun 2008 dituntut 20 tahun penjara.

"Ini mempertontonkan bahwa kita tidak profesional dalam menempatkan kasus Urip pada 2008, Pinangki 2019-2020 semakin hari seharusnya semakin tinggi tuntutan, tetapi justru semakin rendah dengan kasus dengan nilai yang sama," bebernya.

Viral Siswi Nonmuslim Diminta Berjilbab, Politikus Golkar: Jangan Bersikap Radikal dan Diskriminatif

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati