logo


Gerah Dipaksa Bahas Korupsi Bansos, Denny Siregar: Kan Sudah Diproses KPK

Biarkan KPK kerja.

27 Januari 2021 07:30 WIB

Denny Siregar
Denny Siregar Instagram

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Pegiat media sosial Denny Siregar mengeluhkan dirinya kerap dipaksa untuk membahas perihal kasus korupsi bantuan sosial (bansos) yang diduga menyeret sejumlah elit Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Denny berdalih kasus korupsi menjadi ranah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia menilai publik seharusnya mempercayakan kasus korupsi bansos kepada lembaga antirasuah tersebut, bukan malah berteori macam-macam.

“Gua dipaksa-paksa bahas korupsi Bansos.. Bingung. Kan sudah diproses sama @KPK_RI. Biarkan KPK kerja. Gak usah sibuk sama teori-teori konspirasi segala,” cuitnya melalui akun Twitter @DennySiregar7, dikutip pada Rabu (27/1).


Koster Suap-suapan 1 Sendok, Politikus PAN: Kita Serahkan Ini Kepada Satgas Covid-19

Sebelumnya, KPK mengklaim bakal menyelidiki sosok 'madam' dalam kasus dugaan korupsi bansos yang menjerat mantan Menteri Sosial Juliari Peter Batubara.

Istilah Madam dalam kasus korupsi Bansos muncul dalam laporan Koran Tempo. Madam, seperti dilaporkan Tempo, mengacu pada seorang petinggi elite PDIP.

Dalam perkembangan penanganan kasus ini, sejumlah politikus PDIP diduga terlibat. Selain Juliari, ada nama Herman Hery dan Ihsan Yunus. Keduanya adalah Ketua Komisi Hukum DPR dan Wakil Ketua Komisi Agama dan Sosial DPR. Ihsan belakangan dirotasi ke Komisi II yang membidangi tugas pemerintahan dalam negeri, kepemiluan, hingga pertanahan dan reforma agraria.

Sebut Permintaan Mundur Jadi Tamparan Keras Anies, PDIP: Ia Tidak Mencerminkan Sifat Ksatria

Halaman: 
Penulis : Iskandar
 
×
×