logo


Terinfeksi Covid-19, Menhan Kolombia Meninggal Dunia

Menteri Pertahanan Kolombia Carlos Holmes Trujillo meninggal dunia pada usia 69 tahun setelah pada awal bulan ini dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan akibat infeksi Covid-19

26 Januari 2021 21:00 WIB

Menhan Kolombia Carlos Holmes Trujillo
Menhan Kolombia Carlos Holmes Trujillo reuters

BOGOTA, JITUNEWS.COM - Pemerintah Kolombia mengumumkan bahwa Menteri Pertahanan mereka Carlos Holmes Trujillo, 69, telah meninggal dunia akibat infeksi Covid-19 setelah pada awal bulan lalu dilarikan ke rumah sakit militer Kolombia.

"Kolombia telah kehilangan salah satu orang terbaiknya," kata Presiden Ivan Duque pada Selasa (26/1), dikutip BBC.com.

Trujillo diketahui merupakan salah satu tokoh terpenting Kolombia dalam melawan organisasi kejahatan.


Kapal Asing Dilarang Masuk, China Gelar Latihan Militer di Laut China Selatan Pekan Ini

"Merupakan duka yang mendalam saat saya mendengar bahwa saudara saya telah meninggal dunia. Ia telah berjuang demi keyakinannya dan meninggal dalam mempertahankannya," tulis Joese Renan Trujilo, saudara Carlos Holmes Trujillo dalam cuitannya.

Carlos Holmes Trujillo sudah menghabiskan lebih dari 30 tahun karirnya melalui periode terburuk sepanjang sejarah Kolombia, termasuk saat pemerintah negara Amerika Latin tersebut terlibat konflik senjata dengan pasukan pemberontak Farc. Ia juga merupakan bagian dari reformasi konstitusi Kolombia pada tahun 1991 yang merupakan salah satu upaya kesepakatan damai dengan kelompok pemberontak M-19.

Sebagai seorang Menteri Pertahanan, ia telah menyusun koordinasi antara pihak militer dan kepolisian dalam melawan peredaran obat terlarang, tambang ilegal serta kelompok bersenjata di negara tersebut.

Sementara itu, sejak awal tahap pandemi, sudah banyak pejabat pemerintahan dan tokoh politik Kolombia yang terinfeksi Covid-19. Otoritas Kesehatan Kolombia sejauh ini juga melaporkan lebih dari dua juta kasus infeksi Covid-19 dengan kematian mencapai lebih dari 50 ribu.

Deal, Selandia Baru Jalin Perjanjian Perdagangan Bebas dengan China

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia