logo


Anies Baswedan Disarankan Mundur, PAN: Aneh Juga Kalau Datangnya dari Partai Pendukung

Politikus Gerindra menyarankan Anies Baswedan untuk mundur terkait pemerintah pusat diminta mengambil alih penanganan Covid-19 di Jabodetabek.

26 Januari 2021 15:45 WIB

Zita Anjani
Zita Anjani Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua DPC Partai Gerindra Jakarta Timur, Ali Lubis, menyarankan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk mundur. Pernyataan itu menanggapi soal Anies yang meminta pemerintah pusat mengambil alih penanganan Covid-19 di Jabodetabek.

Penasihat Fraksi PAN DPRD DKI Jakarta, Zita Anjani, menilai pernyataan tersebut aneh.

"Kritik boleh. Tapi kalau sampai minta mundur, wah aneh juga itu kalau datangnya dari partai pendukung," ujar Zita melalui keterangan tertulisnya, Selasa (26/1).


Anies Baswedan Disarankan Mundur oleh Politikus Gerindra, Taufik: Itu Pernyataan Pribadi

Zita mengatakan bahwa mengurus Jakarta bukan perkara yang mudah. Menurutnya, mengurus Jakarta sama halnya mengurus Indonesia.

"Saya rasa mengurus Jakarta itu bukan perihal mudah. Sulitnya 11/12 dengan Indonesia. Karena Jakarta itu kan miniatur Indonesia," katanya.

Ia mengapresiasi kinerja Anies dalam memimpin Jakarta.

"Saya apresiasi kinerja Gubernur walaupun belum sempurna, tapi saya nilai ikhtiarnya tidak pernah berhenti untuk menyelamatkan dan mengedukasi warga DKI terhadap Covid-19," ucapnya.

Sebelumnya, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra Jakarta Timur, Ali Lubis, menanggapi soal Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, meminta pemerintah untuk mengambil alih koordinasi penanganan Covid-19 di wilayah Jabodetabek.

"Terkait hal di mana Anies meminta pemerintah pusat mengambil alih koordinasi penanganan Covid-19 di Jakarta menimbulkan pertanyaan besar apakah Anies nyerah lawan Covid-19? Jika seperti itu, sebaiknya mundur saja dari jabatan gubernur," ucap Ali dalam keterangannya.

KITA Jakarta Tuntut Anies Ambil Lagi Dana Rp560 Miliar dari Formula E

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata