logo


PKS Minta Pilkada DKI Mundur di 2023, Apa Alasannya?

PKS usul Pilkada DKI mundur dari 2022 menjadi 2023.

26 Januari 2021 12:12 WIB

pkstv

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera meminta Pilkada DKI Jakarta mundur di 2023, bukan 2022.

Mardani mengatakan jika Pilkada DKI Jakarta digelar mundur di 2024 akan terjadi penumpukan jadwal sehingga tidak efektif.

"Setuju Pilkada DKI di 2023. bukan hanya Pilkada DKI, tapi semua Pilkada 2022 dan 2023 penting dijalankan," ujar dia dilansir Detik.com


Sebut Permintaan Mundur Jadi Tamparan Keras Anies, PDIP: Ia Tidak Mencerminkan Sifat Ksatria

"Jika dikumpulkan jadwalnya di 2024 maka akan ada penumpukan jadwal dan ada ratusan Plt yang berlaku pada masa yang panjang. Justru di masa krisis diperlukan kepala daerah definitif hingga bisa menjadi nakhoda utama mengawal krisis," tambah dia.

Sebagai informasi, terakhir DKI Jakarta melakukan Pilkada pada 2017 lalu dan dimenangkan Anies Baswedan. Jika sesuai jadwal, masa jabatan Anies berakhir pada 2022. Tetapi, ini alasan PKS tetap ingin Pilkada DKI tetap digelar pada 2023.

"2023 ada juga Pilkada serentak bagi mereka yang Pilkada 2018 lalu seperti Jateng," terang dia.

Gerindra Jaktim Minta Anies Mundur, PKS: Kemarin Kita Usung, Ya Harus Kita Dukung

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati