logo


Kasus Siswi Nonmuslim Dipaksa Berjilbab, Demokrat Tuding Pengalihan Isu

Ada kasus lain yang seharusnya jadi perhatian publik: buruknya pelayanan publik, bencana, hingga korupsi bansos Covid-19 oleh Juliari Batubara.

25 Januari 2021 16:17 WIB

istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Politisi Partai Demokrat Benny K Harman ikut angkat bicara perihal kasus siswi nonmuslim di Padang, Sumatera barat diminta mengenakan jilbab.

Dia menilai isu intoleransi tersebut sengaja digemparkan demi mengalihkan isu besar yang terjadi. Menurutnya, ada kasus lain yang seharusnya jadi perhatian publik. Mulai dari buruknya pelayanan publik, bencana, hingga korupsi bansos Covid-19 oleh Juliari Batubara.

“Isu-isu sektarian seperti siswi pake jilbab, bahaya intoleransi dan radikalisme telah dimanfaatkan elit penguasa untuk membuat publik diam,” cuitnya melalui akun Twitter @BennyHarman, dikutip pada Senin (25/1).


Koster Suap-suapan 1 Sendok, Politikus Demokrat: Semoga Ini Kekhilafan Saking Gembiranya

“Mengalihkan perhatian mereka dari buruknya pelayanan publik, ketidakadilan, korupsi bansos, kesulitan hidup, dan bencana banjir,” tuduh Benny.

Anggota Komisi III DPR itu lantas mendesak pemerintah untuk menindak tegas pelaku yang merusak lingkungan. Sebab, lanjut dia, pemerintah merupakan pihak yang bertanggung jawab atas keselamatan masyarakat.

“Tentang bencana banjir, kami berharap pemerintah dapat menghentikan kerusakan lingkungan yang ada dimana-mana,” tegas Benny.

“Tegakkan hukum dan ketertiban, jangan terus salahkan masa lampau,” tuntasnya.

Yakin Tak Terulang, Vicky Prasetyo Ungkap Alasan Pernikahannya Kerap Gagal

Halaman: 
Penulis : Iskandar