logo


Prihatin dengan Rasisme Pigai, Refly Harun: Jokowi Belum Mampu Jadi Presiden Seutuhnya

Refly Harun justru mengkritik pemerintahan Jokowi yang menganggap orang-orang yang kritis sebagai orang yang anti pemerintah

25 Januari 2021 10:52 WIB

Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun
Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun Media Indonesia

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ahli Hukum Tata Negara, Refly Harun mengaku prihatin dengan rasisme yang diterima oleh Mantan Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai.

Awlanya, Pigai mendapat serangan rasisme oleh politikus Partai Hanura Ambroncius. Ia mengunggah tangkapan layar akun Facebook Ambroncius Nababan yang berisi muatan rasisme di akun Twitter pribadinya. Didalam foto tersebut, Natalius disandingkan dengan foto gorila disertai komentar tentang vaksin.

Refly Harun justru mengkritik pemerintahan Jokowi yang menganggap orang-orang yang kritis sebagai orang yang anti pemerintah. Ia pun menilai bahwa Jokowi belum bisa menjadi presiden bagi seluruh rakyat Indonesia. Namun menjadi presiden bagi kelompok pendukungnya.


Natalius Pigai: PDIP dan Pemerintah Diisi Orang Rasialis

"Harusnya presiden Jokowi yang tampil sebagai pemimpin untuk seluruh rakyat. Kritik terbesar saya, ternyata Presiden Jokowi belum mampu untuk tampil sebagai Presiden RI yang seutuhnya. Baru tampil sebagai Presiden RI  yang mendukung presiden. Jadi warga negara yang mendukung presiden," ujarnya di channel Youtube miliknya dengan tajuk 'Prihatin! Rasisme Pigai', yang diunggah Minggu (24/1/2021).

Oleh karena itu, menurutnya Jokowi tidak berempati dengan meninggalnya enam laskar FPI. Pasalnya, mereka adalah pihak-pihak yang tidak mendukung pemerintah.

Fotonya Disandingkan dengan Gorila, Natalius Pigai: Orang Papua Tidak Akan Hidup Nyaman dengan...

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati