logo


Siswi Nonmuslim Dipaksa Pakai Jilbab, Haikal Hassan: Benar-benar Melanggar Al Quran

Aturan siswi nonmuslim pakai jilbab dinilai mencederai konstitusi dan berpotensi menimbulkan konflik antar umat beragama.

25 Januari 2021 04:00 WIB

Ustadz Haikal Hasan
Ustadz Haikal Hasan youtube.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Sekjen HRS Center, Ustad Haikal Hassan menyoroti kasus pemaksaan pakai jilbab terhadap siswi nonmuslim di Padang, Sumatera Barat. Menurutnya, kebijakan dari pihak sekolah tersebut sama saja melanggar Al Quran karena seharusnya tak ada paksaan dalam menjalankan suatu keyakinan.

Selain itu, aturan seragam itu dinilai mencederai konstitusi dan berpotensi menimbulkan konflik antar umat beragama.

“Kalau benar ada yang meminta dan maksa siswi non-Muslim berhijab... ini benar-benar melanggar Al Quran itu sendiri, sekaligus melanggar konstitusi dan mencederai harmonisnya keberagaman,” cuitnya melalui akun Twitter @haikal_hassan, dikutip pada Senin (25/1).


Siswi Non Muslim Dipaksa Pakai Jilbab, Mahfud Md: Busana Muslim Jadi Mode, Tapi...

Seperti diketahui, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim meminta pemerintah daerah memberikan sanksi tegas ke pihak yang terlibat dalam kasus siswi nonmuslim di Padang, Sumatera Barat (Sumbar), diminta memakai jilbab.

"Saya meminta pemerintah daerah sesuai dengan mekanisme yang berlaku, segera memberikan sanksi yang tegas atas pelanggaran disiplin bagi seluruh pihak yang terbukti terlibat, termasuk kemungkinan menerapkan pembebasan jabatan, agar permasalahan ini menjadi pembelajaran kita bersama ke depannya," kata Nadiem dalam video yang diunggah di akun Instagram resminya, Minggu (24/1).

Dia menekankan, aturan seragam sekolah harus tetap menghormati siswa dalam menjalankan keyakinannya masing-masing. Aturan tersebut tertuang dalam Pasal 3 ayat 4 Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 45 Tahun 2014 tentang Pakaian Seragam Sekolah Peserta didik.

"Pasal 3 ayat 4 Permendikbud Nomor 45 Tahun 2014 tentang Pakaian Seragam Sekolah Bagi Peserta Didik Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah bahwa pakaian seragam khas sekolah diatur oleh masing-masing sekolah dengan tetap memperhatikan hak setiap warga negara untuk menjalankan keyakinan agamanya masing-masing," jelasnya.

Sebut Pemaksaan Jilbab Siswi Non Muslim Bentuk Intoleransi, Nadiem: Itu Melanggar Pancasila!

Halaman: 
Penulis : Iskandar