logo


Sebut Pemaksaan Jilbab Siswi Non Muslim Bentuk Intoleransi, Nadiem: Itu Melanggar Pancasila!

Nadiem meminta Dinas Pendidikan Padang untuk mengusut tuntas kasus pemaksaan siswa non muslim untuk memakai jilbab tersebut

24 Januari 2021 14:30 WIB

Mendikbud Nadiem Makarim
Mendikbud Nadiem Makarim istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengecam tindakan pemaksaan siswa non muslim untuk memakai jilbab di SMK Negeri 2 Padang. Menurutnya, tindakan tersebut termasuk bentuk intoleransi.

"Hal tersebut merupakan bentuk intoleransi atas keberagaman, sehingga bukan saja melanggar peraturan undang-undnag, melainkan juga (melanggar) nilai-nilai Pancasila dan Kebhinekaan," kata Nadiem, Minggu (24/1/2021).

Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak akan mentolerir pihak sekolah yang terbukti melakukan pelanggaran dalam bentuk intoleransi tersebut.


Kritik Aplikasi Kuota Belajar dari Nadiem, FSGI Duga Ada Kerja Sama Agar Pengembang Untung

Lebih lanjut, Nadiem meminta Dinas Pendidikan Padang untuk mengusut tuntas kasus pemaksaan siswa non muslim untuk memakai jilbab tersebut. Nadiem mengatakan apabila ditemukan bukti pelanggaran, maka orang tersebut dapat diberikan sanksi berupa dipecat.

"Saya meminta pemerintah daerah sesuai dengan mekanisme yang berlaku segera memberikan sanksi tegas atas pelanggaran disiplin bagi seluruh pihak yang terbukti terlibat, termasuk kemungkinan menerapkan pembebasan jabatan, agar permasalah ini jadi pembelajaran kita bersama ke depan," tegasnya.

Tak Mau Tahu Soal Somasi Film Sejauh Kumelangkah, TVRI: Itu Urusan Kemendikbud

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati