logo


China Tingkatkan Tekanan terhadap Taiwan, AS: Kami Akan Terus Membantu Taiwan

Juru bicara Kementerian Luar Negeri AS menegaskan bahwa pemerintahan Joe Biden akan meningkatkan hubungan dengan Taiwan untuk menghadapi ancaman dari China

24 Januari 2021 11:00 WIB

Joe Biden
Joe Biden istimewa

WASHINGTON, JITUNEWS.COM - Kementerian Luar Negeri AS mengatakan bahwa pemerintahan Joe Biden berencana memperkuat hubungan bilateral AS dengan Taiwan. Hal tersebut disampaikan oleh juru bicara Ned Price dalam sebuah pernyataan tertulis pada Sabtu (23/1).

Menurutnya, pemerintah AS khawatir dengan tindakan China yang terus meningkatkan tekanan mereka terhadap Taiwan.

"Amerika Serikat mencatat dengan kekhawatiran terkait pola upaya PRC (China) dalam mengintimidasi sejumlah negara tetangganya, termasuk Taiwan," kata Price dikutip Sputniknews.


Varian Covid-19 Inggris Disebut Lebih Mematikan, WHO: Tetap Tenang

"Kami mendesak Beijing untuk menghentikan tekanan militer, diplomasi dan ekonominya terhadap Taiwan dan sebaliknya, (mereka) harus menggelar dialog dengan perwakilan Taiwan yang dipilih secara demokratis," tambahnya.

Seperti diketahui, Amerika Serikat dan negara-negara lainnya tidak mengakui Taiwan sebagai negara yang berdaulat. Meski demikian, mereka tetap menjalin hubungan secara informal. Di sisi lain, China yang mengklaim Taiwan sebagai wilayah mereka, mengecam tindakan AS yang menjalin kerja sama dengan negara pulau tersebut, khususnya di bidang pertahanan.

"Kami akan berdiri disamping negara sahabat dan aliansi untuk meningkatkan kemakmuran, keamanan...di kawasan Indo-Pasifik, termasuk dengan memperkuat hubungan dengan Taiwan," lanjutnya.

"Kami akan terus membantu Taiwan dalam mempertahankan kemandirian mereka mengenai kemampuan pertahanan mereka," tukasnya.

Belasan Pesawat Tempur China Kembali Usik Wilayah Perbatasan Taiwan

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia