logo


Varian Covid-19 Inggris Disebut Lebih Mematikan, WHO: Tetap Tenang

WHO mengatakan bahwa mereka akan mempelajari dan mencari bukti yang menunjukkan bahwa varian baru Covid-19 asal Inggris lebih mematikan daripada sebelumnya.

24 Januari 2021 08:45 WIB

Kantor pusat WHO di Jenewa, Swiss
Kantor pusat WHO di Jenewa, Swiss istimewa

JENEWA, JITUNEWS.COM - Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa pihaknya akan meminta Perdana Menteri Inggris Boris Johnson untuk mengklarifikasi pernyataannya yang menyebut bahwa varian baru Covid-19 Inggris berpotensi meningkatkan resiko kematian.

"Kami bisa mengatakan bahwa jika penularan meningkat, anda akan memiliki lebih banyak kasus. Saya tahu itu terdengar sangat jelas, tapi jika anda memiliki lebih banyak kasus, tingkat rawat inap juga akan meningkat, dan anda akan memiliki sistem layanan kesehatan yang sangat kewalahan, dan dalam situasi tersebut, anda bisa memiliki peningkatan jumlah kematian," kata Maria Van Kerkhove, salah satu pakar WHO dalam konferensi pers pada Jumat (22/1).

Ia mengatakan bahwa WHO sudah mulai mempelajari virus varian baru asal Inggris tersebut, termasuk mengenai kemampuannya dalam melakukan transmisi maupun dampaknya terhadap gejala yang dialami oleh mereka yang terinfeksi. Namun, sejauh ini para peneliti belum melihat adanya bukti bahwa virus varian baru Covid-19 tersebut lebih mematikan daripada Covid-19 sebelumnya.


Trudeau dan Joe Biden Sepakat Adakan Pertemuan Empat Mata Bulan Depan

"Dari data yang kami lihat, (para ilmuwan) belum melihat adanya peningkatan dalam hal tingkat bahaya yang ditimbulkan," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Program Situasi Darurat WHO Michael Ryan mengatakan bahwa resiko kematian yang ditimbulkan akibat gejala infeksi virus dengan resiko kematian yang disebabkan oleh meningkatnya jumlah orang yang terinfeksi adalah dua hal yang berbeda.

"Kami akan melihat kembali data baru Inggris. Data-data tersebut sangat penting bagi pelacakan. Tapi, saya pikir saat ini sangat penting bagi kita untuk tetap tenang terkait isu seputar varian baru ini. Kita perlu memonitornya, mengambil kebijakan, dan memastikan apa yang mereka (virus) lakukan dan apa yang tidak mereka lakukan. Tapi kita juga perlu fokus untuk menghentikan penyebarannya, dan berita bagusnya adalah kebijakan yang saat ini tengah diberlakukan di seluruh dunia berhasil membalikkan situasi di sebagian besar negara," kata Michael Ryan.

China Keluarkan Kebijakan Tenggelamkan Kapal Asing yang Masuk ke Wilayah Perairannya

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia