logo


Uni Eropa Terancam Kekurangan Pasokan Vaksin Covid-19

Sejumlah produsen vaksin Covid-19 telah memberitahu Uni Eropa bahwa mereka terpaksa mengurangi kapasitas produksi vaksin Covid-19 karena masalah teknis.

24 Januari 2021 05:00 WIB

vaksin Covid-19 AstraZeneca
vaksin Covid-19 AstraZeneca istimewa

BRUSSELS, JITUNEWS.COM - Program vaksinasi Covid-19 di wilayah Eropa kemungkinan besar tidak akan berjalan sesuai dengan rencana saat perusahaan farmasi AstraZeneca pada Jumat (22/1) mengatakan bahwa jumlah vaksin Covid-19 yang akan mereka kirimkan tidak sesuai dengan target volume karena terkendala teknis produksi.

Sebelumnya, produsen vaksin Covid-19 lainnya, Pfizer dan BioNTech juga mengatakan bahwa mereka sementara ini menurunkan jumlah vaksin yang mereka kirim ke Uni Eropa karena tengah membangun peralatan untuk meningkatkan kuantitas produksi.

"Volume (pengiriman) awal akan lebih rendah dari yang semula direncanakan karena adanya pengurangan jumlah produksi di lokasi manufaktur dalam rantai pasokan Eropa kami," kata juru bicara perusahaan dalam pernyataan tertulis, tanpa memberikan informasi yang lebih rinci, dikutip Channel News Asia.


Joe Biden Bakal Terus Halangi Kim Jong Un Kembangkan Senjata Nuklir

AstraZeneca yang bekerja sama dengan Universitas Oxford, Inggris, dalam program pengembangan vaksin Covid-19 mengatakan bahwa mereka akan tetap mengirimkan vaksin kepada Uni Eropa pada bulan Februari dan Maret.

"Kami akan menyupai puluhan juta dosis (vaksin Covid-19) pada bulan Februari dan Maret kepada Uni Eropa, seiring dengan melakukan peningkatan volume produksi kami," kata juru bicara AstraZeneca tanpa menyebutkan jumlah kesepakatan awal.

Sementara itu Menteri Kesehatan Austria Rudolf Anschober memberikan peringatan kepada AstraZeneca bahwa penundaan pengiriman vaksin Covid-19 "tidak dapat diterima".

"Jumlah pengiriman vaksin yang sudah disepakati harus ditepati," kata Anschober dalam pernyataan tertulisnya.

AstraZeneca sebelumnya juga sudah memberitahu pemerintah Austria jika mereka hanya dapat mengirimkan 600 ribu dosis vaksin Covid-19 pada kuartal pertama tahun ini, atau 1,4 juta lebih rendah daripada rencana awal.

Ketua Olimpiade Internasional Tak Akan Tunda Penyelenggaraan Olimpiade Tokyo

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia