logo


Krisis Ekonomi AS Memburuk, Joe Biden: Kita Tak Bisa Membiarkan Rakyat Kelaparan

Joe Biden secara resmi mengeluarkan perintah eksekutif terkait stimulus Covid-19 pada Jumat (22/1)

23 Januari 2021 09:11 WIB

Presiden AS Joe Biden
Presiden AS Joe Biden Reuters

WASHINGTON, JITUNEWS.COM - Saat menyampaikan pidatonya, pada Kamis (21/1) terkait situasi perekonomian AS, Presiden Joe Biden menyebut perekonomian AS saat ini tengah menghadapi situasi krisis yang mana pemerintah federal harus bertindak.

"Kita masih berada di dalam krisis kesehatan pertama kali dalam abad ini yang mengakibatkan banyak orang kehilangan pekerjaan dan krisis ekonomi dalam sejarah modern, dan krisis ini semakin memburuk," kata Joe Biden, sehari setelah resmi dilantik sebagai presiden, menggantikan Donald Trump.

Ia juga menekankan bahwa pihak Kongres perlu menyetujui rencananya dalam merilis paket stimulus Covid-19 sebesar USD 1,9 triliun, yang mencakup bantuan langsung tunai ketiga bagi rakyat AS dan anggaran program vaksinasi hingga USD 416 miliar.


Terkait Insiden Gedung Capitol, DPR AS Minta FBI Investigasi Media Sosial Parler

"Kita tidak bisa membiarkan rakyat kelaparan," tambahnya.

"Kita tidak bisa menyaksikan rakyat kehilangan pekerjaannya dan kita harus bertindak. Kita harus bertindak saat ini juga," lanjutnya.

Dilansir dari The Hill, Joe Biden pada Jumat (22/1) langsung menandatangani dua perintah eksekutifnya, yang mencakup upaya peningkatan bantuan, baik bahan makanan maupun uang tunai, bagi rakyat AS, serta penetapan upah minimum pekerja sebesar USD 15 per jam.

"Hari ini, saya menandatangani sebuah perintah eksekutif yang mengatur upaya pemerintah dalam membantu jutaan warga AS, mewajibkan semua lembaga pemerintah untuk melakukan apa yang mereka bisa dalam menyediakan bantuan kepada warga, usaha kecil, dan komunitas," kata Joe Biden saat upacara penandatanganan perintah eksekutif tersebut pada Jumat (22/2).

Dua Insiden Bom Bunuh Diri ISIS Tewaskan 32 Warga Baghdad, Ratusan Lainnya Luka-luka

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia