logo


Komentari Siswi Non Muslim Dipaksa Pakai Jilbab, Abu Janda Catut Ayat Al Quran

Abu Janda menilai aksi pemaksaan tersebut sudah tergolong pelanggaran hak asasi manusia (HAM).

23 Januari 2021 04:30 WIB

Permadi Arya atau Ustaz Abu Janda
Permadi Arya atau Ustaz Abu Janda Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Pegiat media sosial Permadi Arya alias Abu Janda menyesalkan kejadian siswi non muslim di SMKN 2 Padang yang dipaksa untuk mengenakan jilbab.

Abu Janda menilai aksi pemaksaan tersebut sudah tergolong pelanggaran hak asasi manusia (HAM). Menurutnya, tak boleh paksaan untuk memeluk agama Islam, sebagaimana disampaikan ayat Al Quran.

“Yth bapak/ibu @KomnasHAM, anak non muslim dipaksa pakai kerudung/jilbab di sekolah negeri adalah pelanggaran HAM & penistaan terhadap ayat AlQuran surat Al-Baqarah 256: tidak boleh memaksa orang berislam & surat Yunus 99: larangan memaksa orang jadi beriman,” cuitnya melalui akun Twitter @permadiaktivis1, dikutip pada Sabtu (23/1).


Sentil Denny dan Permadi, Tengku Zul: Kelompok Geng Ini Ribut sampai ke Pluto Kalau Banjir Melanda Jakarta

Di kicauan sebelumnya, Abu Janda menyayangkan perlakuan pihak sekolah terhadap masyarakat minoritas.

“Kalo dari nama ibu dan anaknya, ini warga dobel minoritas (Tionghoa non muslim),” tulisnya.

Dia tak habis pikir dengan kebijakan yang dibuat. “Kok dipaksa pakai kerudung oleh sekolahnya SMK negeri?” ujarnya.

Menurutnya, pihak sekolah harus mengkaji ulang kebijakan pengenaan jilbab, mengingat tak semua murid beragama Islam.

“Sejak kapan “Lakum dinukum waliyadin” jadi agamamu harus ikut agamaku?” tegasnya.

Untuk diketahui, viralnya kasus pemaksaan pakai jilbab ini bermula dari unggahan akun Facebook bernama Elianu Hia. Dia mengeluhkan pemanggilan dirinya oleh pihak sekolah lantaran anaknya tak mengenakan jilbab.

“Lagi di sekolah SMK Negeri 2 Padang, saya dipanggil karena anak saya tidak pakai jilbab. Kita tunggu aja hasil akhirnya, saya mohon didoakan ya,” tulis akun tersebut.

Siswi Non Muslim Diminta Pihak Sekolah Pakai Jilbab, Abu Janda: Sejak Kapan Agamamu Harus Ikut Agamaku?

Halaman: 
Penulis : Iskandar