logo


Huawei dan ZTE Diblokir dari Jaringan 5G Swedia, Pemerintah China Akan Bertindak

Juru bicara Kementerian Perdagangan China menegaskan bahwa pihaknya akan mengambil tindakan yang diperlukan untuk melindungi hak perusahaan asal China usai pemerintah Swedia melarang Huawei dan ZTE ikut serta dalam program jaringan 5G

22 Januari 2021 12:00 WIB

Jubir Kementerian Perdagangan China, Gao Feng
Jubir Kementerian Perdagangan China, Gao Feng global times

BEIJING, JITUNEWS.COM - Juru bicara Kementerian Perdagangan China pada Kamis (21/1) menegaskan bahwa pihaknya akan mengambil tindakan yang diperlukan untuk melindungi hak perusahaan China. Pernyataan tersebut dilontarkan sebagai respon terhadap tindakan Swedia yang memblokir Huawei dan ZTE dalam program pengadaan jaringan 5G.

"Kami mendesak Swedia segera mengoreksi langkah pendekatan mereka, mempertimbangkan posisi keseluruhan kerja sama ekonomi dan perdagangan kedua negara, dan menyesuaikan diri dengan China dalam mencari solusi," kata Gao Feng dalam sebuah konferensi pers dikutip The Global Times.

Pernyataan tersebut muncul setelah sejumlah operator seluler Swedia telah menyelesaikan lelang tender program jaringan 5G pada Selasa (19/1), dimana Huawei dan ZTE dilarang ikut serta.


Keluarkan Perintah Eksekutif untuk Tangani Krisis Covid-19, Biden: Kita dalam Situasi Darurat Nasional

"Kami sudah diberitahu bahwa Swedia sudah mendepak keluar sejumlah perusahaan dari beberapa negara tertentu dari lelang jaringan 5G mereka," ujar Gao.

Ia menambahkan bahwa tindakan Swedia melarang Huawei dan ZTE dalam proyek 5G atas alasan "keamanan nasional" telah melanggar prinsip dasar WTO dan aturan internasional. Ia juga menegaskan kembali bahwa pemerintah China sangat menentang tindakan tersebut.

Pihak Huawei sendiri sebelumnya sudah menegaskan bahwa mereka akan selalu patuh terhadap aturan dan syarat yang diminta oleh pemerintah Swedia terkait perlindungan data pengguna. Bahkan siap membangun fasilitas pengujian peralatan dan perlengkapan yang diperlukan untuk pembangunan infrastruktur 5G di wilayah Swedia.

Huawei juga sudah mengajukan permohonan kepada pemerintah Swedia agar mereka tetap diijinkan mengikuti lelang tender jaringan 5G tersebut, namun permohonan mereka ditolak oleh pihak pengadilan tinggi Swedia.

"Kami bahkan bersedia mematuhi persyaratan khusus yang diminta oleh regulator, termasuk membangun fasilitas pengujian bagi perangkat kami di Swdia, jika mereka menginginkannya," kata Wakil CEO Huawei wilayah Eropa Timur Kenneth Fredriksen kepada Reuters.

Oxford dan AstraZeneca Siapkan Vaksin Khusus Lawan Varian Baru Covid-19

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia