logo


Kasus Covid-19 Naik, tapi Uni Eropa Minta Negara Anggota Tak Tutup Wilayah Perbatasan

Komisi Uni Eropa meminta pemerintah negara anggota blok tersebut untuk mengidentifikasi dan membagi wilayah berdasar tingkat penyebaran Covid-19

22 Januari 2021 10:30 WIB

Presiden Uni Eropa Ursula Von der Leyen
Presiden Uni Eropa Ursula Von der Leyen istimewa

BRUSSELS, JITUNEWS.COM - Komisi Uni Eropa meminta para pemimpin negara anggota blok tersebut untuk mengidentifikasi zona merah penyebaran Covid-19 dimana semua perjalanan dari dan menuju kawasan tersebut untuk dibatasi, kecuali perjalanan esensial.

Presiden Uni Eropa Ursula von der Leyen mengatakan bahwa situasi krisis kesehatan di wilayah Uni Eropa saat ini sangat serius, menyusul menyebarnya varian baru Covid-19 dan meningkatnya jumlah kasus infeksi. Hal tersebut ia sampaikan dalam sebuah konferensi pers usai menggelar pembahasan dengan para pemimpin negara anggota Uni Eropa pada Kamis (21/1).

Ia meminta negara-negara Uni Eropa untuk tidak menutup wilayah perbatasannya guna memastikan pasokan barang kebutuhan masyarakat tetap lancar dan memungkinan para pekerja lintas batas untuk tetap melakukan aktivitasnya.


AS Kembali Danai WHO, Tedros: Hari Baik bagi WHO dan Kesehatan Global

Meski demikian, ia mengatakan bahwa Komisi Uni Eropa meminta pemerintah negara anggota blok tersebut untuk membagi wilayah berdasarkan tingkat infeksi yang ada.

"Orang-orang yang melakukan perjalanan dari zona merah harus melakukan pemeriksaan kesehatan sebelum keberangkatan, termasuk wajib melakukan karantina setelah tiba (di tujuan)," ujar Ursula dikutip CNA.

Sementara itu, dalam pertemuan dengan para petinggi Uni Eropa tersebut, Kanselir Jerman Angela Merkel mengatakan bahwa negara-negara Eropa harus mewaspadai adanya varian baru virus Covid-19 yang muncul di Inggris pada pertengahan Desember lalu, dan mengambil tindakan serius untuk mencegah terjadinya gelombang ketiga wabah Covid-19.

"Kita tidak dapat menutup wilayah perbatasan, tapi ingin mencegah penyebaran virus melalui kerja sama dengan Uni Eropa," ujar Merkel.

Nggak Efektif Cegah Covid-19, Warga Perancis Diminta Tak Gunakan Masker Berbahan Kain

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia