logo


Nggak Efektif Cegah Covid-19, Warga Perancis Diminta Tak Gunakan Masker Berbahan Kain

Menkes Perancis mengeluarkan rekomendasi bagi warganya untuk menggunakan masker bedah saat berada di tempat umum karena lebih efektif mencegah penularan Covid-19

22 Januari 2021 10:00 WIB

Perancis mengeluarkan aturan kewajiban penggunaan masker di seluruh bagian kota Paris mulai Jumat (28/8)
Perancis mengeluarkan aturan kewajiban penggunaan masker di seluruh bagian kota Paris mulai Jumat (28/8) ABC News

PARIS, JITUNEWS.COM - Pemerintah Perancis kini mengeluarkan rekomendasi kepada warga masyarakat untuk menggunakan masker bedah saat berada di ruang publik karena dinilai lebih efektif mencegah penyebaran virus daripada masker berbahan kain. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Kesehatan Olivier Veran pada Kamis (21/1).

Meski sudah mewajibkan penggunaan masker saat berada di tempat umum, namun sejauh ini pemerintah Perancis tidak mengeluarkan rekomendasi terkait bahan atau meterial masker. Rekomendasi tersebut dikeluarkan menyusul adanya kekhawatiran mengenai menyebarnya varian baru COvid-19 yang diyakini lebih mudah menular.

"Rekomendasi yang saya buat kepada warga Perancis saat ini adalah untuk tidak lagi memakai masker berbahan kain," kata Veran dalam sebuah siaran televisi Perancis TF1, dikutip Reuters.


Gedung Putih Konfirmasi Joe Biden Berniat Perpanjang Perjanjian Senjata Nuklir dengan Rusia

Dalam kesempatan tersebut, Veran juga menyampaikan bahwa kemungkinan besar aturan pembatasan yang diberlakukan terhadap resor ski, yang merupakan salah satu pusat penyebaran virus pada tahap awal pandemi, tidak akan dicabut pada bulan depan.

Veran juga mengatakan bahwa pemerintah bisa saja memperketat aturan pembatasan sosial jika situasi penyebaran virus Covid-19 masih belum membaik.

"Kami bisa saja terpaksa mengambil kebijakan yang lebih tegas daripada yang sudah dihadapi oleh warga Perancis pada musim gugur kemarin...Hal itu bisa jadi diberlakukan kebijakan lockdown jika diperlukan," tambahnya.

Perancis sejauh ini sudah melaporkan lebih dari 71 ribu kasus kematian terkait infeksi Covid-19 sejak awal masa pandemi. Menurut data Reuters, tingkat infeksi Covid-19 di Perancis kurang lebih 1/3 dari masa puncak penyebaran wabah pada 2020 lalu, sehingga fasilitas sekolah dan pusat perbelanjaan masih diijinkan untuk beroperasi.

Namun, sejumlah pakar kesehatan Perancis mengatakan bahwa mereka sudah mendeteksi adanya peningkatan kasus Covid-19 dalam beberapa hari terakhir. Mereka juga khawatir mengenai potensi penyebaran varian baru Covid-19 yang sudah menyebar ke sejumlah negara di dunia.

AS Kembali Danai WHO, Tedros: Hari Baik bagi WHO dan Kesehatan Global

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia