logo


AS Kembali Danai WHO, Tedros: Hari Baik bagi WHO dan Kesehatan Global

Dr Anthony Fauci mengumumkan bahwa pemerintah AS akan kembali menyalurkan dana tahunan kepada WHO dan tetap menjadi negara anggota organisasi internasional tersebut.

22 Januari 2021 09:30 WIB

Kantor pusat WHO di Jenewa, Swiss
Kantor pusat WHO di Jenewa, Swiss istimewa

WASHINGTON, JITUNEWS.COM - Pemerintah Amerika Serikat mengumumkan bahwa mereka akan kembali melanjutkan pendanaan kepada Badan Kesehatan Dunia (WHO) melalui perintah eksekutif yang dikeluarkan oleh presiden Joe Biden yang baru saja dilantik pada Rabu (20/1).

Pada hari pertamanya di Gedung Putih, Joe Biden mengatakan bahwa dirinya akan membalik keputusan Donald Trump yang menarik pendanaan tahunan AS kepada WHO yang mencapai USD 400 juta.

"Saya merasa terhormat untuk mengumumkan bahwa Amerika Serikat akan tetap menjadi anggota Badan Kesehatan Dunia," kata penasihat kesehatan kepresidenan AS Anthony Fauci dalam sebuah pertemuan dengan WHO yang digelar secara virtual pada Kamis (21/1).


Ucapkan Selamat kepada Joe Biden, Bolsonaro Minta Ada Perdagangan Bebas AS-Brazil

Menanggapi hal tersebut, Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan bahwa "ini merupakan hari baik bagi WHO dan kesehatan global".

Selain itu, pemerintahan Joe Biden juga menyampaikan tekadnya untuk bergabung dalam program pendistribusian vaksin Covid-19 global, termasuk kepada negara-negara miskin di seluruh dunia.

Joe Biden sendiri sebelumnya sudah menargetkan akan memberikan suntikan vaksin Covid-19 kepada 100 juta warga masyarakat AS dalam periode seratus hari pertama ia menjabat sebagai presiden.

Sementara itu, Amerika Serikat sendiri sejauh ini masih merupakan negara dengan total kasus kematian akibat infeksi Covid-19 tertinggi di dunia dengan jumlah korban jiwa diatas 400 ribu, sejak pertama kali virus tersebut menyebar pada awal 2020 lalu.

 

Gedung Putih Konfirmasi Joe Biden Berniat Perpanjang Perjanjian Senjata Nuklir dengan Rusia

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia