logo


Jadi Kapolri, ICW Minta Listyo Sigit Larang Anggota Polri Rangkap Jabatan

Jika rangkap jabatan dibiarkan, maka komitmen pemberantasan korupsinya patut dipertanyakan.

21 Januari 2021 20:06 WIB

Komjen Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo
Komjen Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Rapat Paripurna DPR RI telah menyetujui Komjen Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Idham Azis yang bakal memasuki masa purna tugas.

Rencananya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan melantik Listyo Sigit sebagai Kapolri baru di Istana Negara pada Jumat (22/1).

Indonesia Corruption Watch (ICW) berpesan kepada Listyo Sigit agar melarang anggota Polri aktif untuk merangkap jabatan.


Soal Polisi Tak Bawa Pistol, PKS: Dengan Pentungan Saja

“Kapolri terpilih mesti menegaskan bahwa siapa pun anggota Polri dilarang untuk melakukan praktik rangkap jabatan,” kata Peneliti ICW Kurnia Ramadhana dalam keterangannya, Kamis (21/1).

Hingga saat ini, ICW mengaku masih menemukan sejumlah anggota Polri aktif menempati jabatan publik.

Padahal, lanjut Kurnia, praktik rangkap jabatan dilarang sebagaimana yang tertuang dalam Pasal 28 ayat (3) UU Kepolisian.

Menurutnya, Listyo perlu memberi perhatian lebih terhadap praktik rangkap jabatan di kalangan Polri aktif demi menangkal tindak korupsi.

“Sederhananya, jika Kapolri terpilih, Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo, membiarkan hal itu tetap terjadi, maka komitmen pemberantasan korupsinya patut dipertanyakan,” tegasnya.

Amien Rais: Saya Lihat Pak Listyo Sigit Prabowo Itu Omongannya Merdu

Halaman: 
Penulis : Iskandar