logo


Soal Banjir Jakarta, Permadi Arya: Anies Baswedan Tak Mau Gusur Warga karena Mau Nyapres 2024

Permadi memiliki alasan tersendiri mengapa banjir Jakarta lebih disorot ketimbang banjir di daerah lain.

21 Januari 2021 16:11 WIB

Permadi Arya atau Ustaz Abu Janda
Permadi Arya atau Ustaz Abu Janda Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Pegiat media sosial Permadi Arya alias Abu Janda mengaku menerima banyak hujatan karena tak sekali pun menyinggung masalah banjir di daerah lain.

Sebaliknya, ia terus mengkritik persoalan banjir di Jakarta. Menurutnya, musibah rutin yang terjadi di Ibu Kota merupakan bentuk kelalaian Gubernur Anies Baswedan.

“Saya & bang @dennysirregar lagi dibully karena cuma bersuara soal banjir Jakarta, banjir di provinsi lain diam,” tulisnya di unggahan Instagram @permadiaktivis2, Kamis (21/1).


Soal Atap Rumah Warna-warni di DKI, Abu Janda: Terus lah Berkarya Pak Anies, Walau Tak Berguna

Abu Janda memiliki alasan tersendiri mengapa banjir Jakarta patut disorot. Dia menyebut banjir yang terjadi di bawah kepemimpinan Anies adalah banjir terparah dalam 40 tahun terakhir. Sebab, ada 6 kali peristiwa banjir rentang dua bulan pada 2020.

Dia menilai banjir rutin itu terjadi akibat keputusan Anies yang enggan meneruskan normalisasi sungai. Abu Janda pun menduga orang nomor satu di DKI itu sedang membangun citra menyongsong Pilpres 2024.

“Jadi gini.. Banjir DKI 2020 itu 6x dalam 2 bulan, yang terparah dalam 40 tahun! Kenapa? Akibat pak @aniesbaswedan tidak mau melanjutkan normalisasi lebarkan sungai karena Anies TIDAK MAU menggusur warga demi pencitraan mau nyapres 2024,” jelasnya.

“Jadi banjir Jakarta sebenarnya bisa dikurangi tapi gubernurnya yang ogah! itu kenapa kami bersuara,” tegas Abu Janda.

Ari Wibowo Pindah Kristen, Abu Janda: Tak Adil, Masa Kita Dapat Felix Siauw

Halaman: 
Penulis : Iskandar