logo


Brexit Disebut Ganggu Aliran Pasokan Barang ke Irlandia Utara

Langkah keluarnya Inggris dari Uni Eropa atau Brexit dituding telah membuat aliran pasokan barang ke wilayah Irlandia Utara terganggu.

21 Januari 2021 14:45 WIB

Supermarket di Irlandia Utara menghadapi gangguan pasokan barang dari wilayah Uni Eropa
Supermarket di Irlandia Utara menghadapi gangguan pasokan barang dari wilayah Uni Eropa politico

LONDON, JITUNEWS.COM - Menteri Inggris urusan Irlandia Utara brandon Lewis mengatakan bahwa terputusnya aliran pasokan barang kebutuhan pokok di Irlandia Utara merupakan dampak dari memburuknya situasi pandemi Covid-19, bukan disebabkan oleh isu Brexit.

"Ada sejumlah kesulitan di Irlandia Utara," kata Lewis pada Selasa (19/1) dikutip Politico.

"Kesulitan tersebut tidak terkait dengan isu Uni Eropa (Brexit), namun terkait dengan Covid-19," tegasnya.


Pengiriman Vaksin Covid-19 Ditunda, Pfizer Bakal Digugat Italia

Ia mengatakan bahwa keputusan Perancis untuk menutup wilayah perbatasan dengan Inggris usai munculnya varian baru Covid-19 telah berdampak buruk terhadap aliran pasokan barang.

Sementara itu, pihak supermarket di Irlandia Utara menyebut jika pasokan barang kebutuhan di wilayah mereka akan kembali normal jika saja Inggris dan Uni Eropa sepakat untuk menyederhanakan pengecekan komoditas di wilayah perbatasan.

Sementara itu, Jess Sargeant, salah satu peneliti Inggris, menilai bahwa terganggunya pasokan barang kebutuhan di Irlandia Utara yang saat ini tengah terjadi adalah dampak negatif dari Brexit. Ia memperingatkan dampak yang lebih buruk Brexit terhadap rantai pasokan Irlandia masih akan terjadi di masa mendatang.

"Perubahan yang berpotensi mengganggu yang akan terjadi pada hubungan dagang Inggris-Irlandia Utara bahkan belum terjadi saat ini," katanya.

Nggak Menang Pilpres, Donald Trump Berencana Bikin Parpol Baru di AS

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia