logo


Nggak Menang Pilpres, Donald Trump Berencana Bikin Parpol Baru di AS

The Wall Street Journal melaporkan bahwa Donald Trump berencana membentuk partai politik baru usai masa jabatannya sebagai presiden AS berakhir.

21 Januari 2021 13:45 WIB

Donald Trump
Donald Trump bbc

WASHINGTON, JITUNEWS.COM - Setelah masa jabatannya sebagai presiden AS resmi berakhir dan digantikan oleh Joe Biden pada 20 Januari 2021, Donald Trump dikabarkan berencana membentuk sebuah partai politik baru. Hal tersebut dilaporkan oleh The Wall Street Journal pada Rabu (20/1).

Menurut laporan WSJ, Trump sudah melakukan pembahasan mengenai rencananya tersebut dengan sejumlah penasihatnya dan orang-orang terdekatnya pada pekan lalu. Seorang narasumber anonim WSJ mengatakan bahwa Trump akan memberi nama partai tersebut Partai Patriot.

Sebelum masa jabatannya berakhir, Trump diketahui terlibat perseteruan dengan sejumlah petinggi Partai Republikan, termasuk Kepala Senat Republikan Mitch McConnell yang pada Selasa (19/1) menyebut Donald Trump patut disalahkan atas insiden kerusuhan dan penerobosan Gedung Capitol pada Rabu (6/1) lalu.


Lebih dari 12 Ribu Warga Israel Positif Covid-19 Setelah Disuntik Vaksin Pfizer

Meski demikian, hingga saat ini masih belum jelas apakah Donald Trump benar-benar serius untuk membentuk partai politik baru di AS, yang tentunya akan menguras habis waktu dan sumber daya yang ia miliki. Namun, selama empat tahun menjabat sebagai presiden AS, Donald Trump diketahui berhasil meningkatkan basis pendukung yang cukup besar, lebih besar daripada saat kampanye pilpres tahun 2016 lalu.

Sementara itu, partai baru di AS biasanya gagal mendapatkan dukungan yang cukup untuk memainkan peran dalam pemilu nasional AS, terlebih sebuah partai baru kemungkinan akan mendapatkan perlawanan yang sengit dari Partai Republikan.

Pengiriman Vaksin Covid-19 Ditunda, Pfizer Bakal Digugat Italia

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia