logo


Nyaris Tak Ada Buzzer Serang Soal Korupsi, Haikal Hassan: Tidakkah Sangat Aneh?

Haikal heran para buzzer justru selalu kompak menyerang tokoh agama.

20 Januari 2021 19:10 WIB

Haikal Hassan
Haikal Hassan Instagram

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Sekjen HRS Center, Haikal Hassan menyebut tak ada buzzer yang berbicara soal isu korupsi, narkoba dan kerusakan lingkungan. Dia heran para buzzer justru selalu kompak menyerang tokoh agama.

“Nyaris tidak ada buzzeR yang kompak serang soal korupsi, narkoba, kerusakan lingkungan. Yang kompak diserang adalah tokoh agama dan teriak radikalisme,” cuitnya melalui akun Twitter @haikal_hassan, dikutip pada Rabu (20/1).

“Mengapa ini terjadi? tidakkah sangat aneh?” lanjutnya.


Kantor Pusat BPJS Ketenagakerjaan Digeledah, Ada Dugaan Korupsi

Hal senada juga disampaikan aktivis sosial Geisz Chalifah. Dia menduga para buzzeR menerima uang hasil ‘ngembat’ karena tak pernah menyinggung kasus korupsi yang menyeret menteri dari partai penguasa.

“Gue yakin dan percaya dengan twitt siapa itu…(nyari lagi belum ketemu), para buzzer terima duit dari hasil ngembat (korupsi). Mereka ga ada yang teriak soal korupsi, kerusakan lingkungan dll,” cuitnya melalui akun Twitter @GeiszChalifah, Senin (18/1).

Komisaris PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk itu menilai keberadaan buzzer digunakan untuk meredam isu yang merusak nama baik Istana.

“Malah selalu berusaha ngalihin kasus. Kaum OD (Otak Dikit), anak lu pada dikasih makan duit haram?” tegas Geisz.

Soal Dugaan Korupsi BPJS Ketenagakerjaan, Kejagung: Hampir Sama dengan Jiwasraya

Halaman: 
Penulis : Iskandar