logo


Banjir di Kalsel dan Jakarta Berbeda, Ini Penjelasan Ferdinand Hutahaean

Menurut Ferdinand, banjir di Kalsel itu tidak rutin seperti Jakarta.

20 Januari 2021 17:26 WIB

Indonesia Inside

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Eks politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean menilai musibah banjir yang terjadi di Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Jakarta adalah dua hal berbeda.

Menurutnya, peristiwa banjir di Kalsel merupakan bencana yang tidak dapat diprediksi. Sedangkan banjir di Jakarta, sudah terjadi secara rutin dan sudah menjadi persoalan klasik.

“Membedakan banjir Kalsel dan daerah lain itu dengan Jakarta saja mereka tak mampu,” tegas Ferdinand di cuitan Twitter-nya, @FerdinandHaean3, dikutip pada Rabu (20/1).


Mendekati Musim Hujan, Wagub DKI Minta Warga Siap-siap dengan Potensi Banjir

“Banjir Kalsel dan yang lain itu adalah musibah bencana yang datang tidak rutin dan tidak diketahui. Beda dgn banjir Jakarta, yang banjirnya sudah rutin dan terjadi sebagai masalah kota yang harus diselesaikan,” jelasnya.

Sebelumnya, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) menjelaskan, saat ini berbagai vorteks atau pusaran angin yang menjangkau wilayah dalam radius 50-200 kilometer terpantau lebih banyak mengendalikan dinamika atmosfer di wilayah Indonesia di Kalimantan dan Samudera Hindia.

Dampaknya, antara lain, membuat wilayah Jakarta dan sekitarnya terhindar dari potensi hujan lebat dan dampak banjir besar di awal tahun ini seperti yang semula diprediksi.

Peneliti klimatologi dari LAPAN Erma Yulihastin menyebut aktivitas pembentukan dan peluruhan vorteks telah mengganggu kekuatan angin monsun Asia yang berasal dari Laut Cina Selatan. Selain itu vorteks ikut membelokkan angin utaraan menjadi baratan.

“Sehingga Pulau Jawa, dalam hal ini Jakarta dan sekitarnya, terhindar dari pembentukan hujan intensitas tinggi dan persisten,” katanya lewat keterangan tertulis, Sabtu (16/1).

PKS Bilang Rizieq Tak Dendam ke Pemerintah, Ferdinand: Dia Tak Sedang Dijahati atau Dizalimi

Halaman: 
Penulis : Iskandar