logo


Peningkatan Kasus Covid-19 Masih Tinggi, Jerman Perpanjang Lockdown

Pemerintah Jerman memutuskan untuk memperpanjang kebijakan pembatasan sosial secara nasional hingga pertengahan Februari mendatang

20 Januari 2021 10:22 WIB

Kanselir Jerman Angela Merkel
Kanselir Jerman Angela Merkel istimewa

BERLIN, JITUNEWS.COM - Kanselir Jerman Angela Merkel mengatakan bahwa pihaknya akan memperpanjang pemberlakuan kebijakan pembatasan sosial atau lockdown, termasuk penutupan sekolah dan pertokoan, hingga pertengahan Februari mendatang menyusul adanya kekhawatiran mengenai penyebaran virus Covid-19 varian baru.

Tingkat infeksi Covid-19 di Jerman beberapa hari terakhir ini sebenarnya sudah stabil, yang mana hal itu menjadi indikasi bahwa aturan pembatasan sosial yang sudah diberlakukan terbukti efektif menekan laju peningkatan kasus. Pada Selasa (19/1), otoritas kesehatan Jerman melaporkan 11.369 kasus Covid-19 tambahan dengan 989 kematian sehingga jumlah kematian secara keseluruhan mencapai 47.622 kasus.

"Semua upaya kita untuk mencegah penyebaran virus telah menghadapi ancaman serius," kata Merkel kepada wartawan dikutip dari APNews.


Konflik Timur Tengah Sepi selama Trump Jadi Presiden AS

"Sekarang adalah waktunya untuk melindungi dari bahaya yang ditimbulkan oleh virus mutasi ini," tambahnya.

Meski sejumlah kasus infeksi Covid-19 varian baru sudah ditemukan di Jerman, namun para pakar meyakini jika virus varian baru tersebut belum menjadi yang dominan.

Dalam kebijakan pembatasan sosial yang diperpanjang tersebut, pemerintah Jerman juga akan memperpanjang penutupan rumah makan, sebagian besar pertokoan dan fasilitas pendidikan hingga 14 Februari mendatang. Merkel dan seluruh pemimpin daerah juga mewajibkan warga untuk menggunakan masker jenis FFP2 atau KN-95 saat berada di ruang publik, seperti transportasi umum ataupun pusat perbelanjaan. Selain itu, pemerintah juga mendorong para pekerja untuk bekerja dari rumah guna mencegah munculnya klaster Covid-19 di perkantoran.

 

Menlu AS yang Baru Sebut Prinsip Dasar Kebijakan Trump terhadap China Sudah Benar

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia