logo


Soal Dugaan Korupsi BPJS Ketenagakerjaan, Kejagung: Hampir Sama dengan Jiwasraya

Dua kasus tersebut erat kaitannya dengan pengelolaan dana investasi yang bersumber dari keuangan negara.

19 Januari 2021 20:45 WIB

BPJS Ketenagakerjaan
BPJS Ketenagakerjaan Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) Ali Mukartono menyebut kasus dugaan korupsi PT Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan hampir sama dengan kasus PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

Menurutnya, dua kasus tersebut erat kaitannya dengan pengelolaan dana investasi yang bersumber dari keuangan negara.

"Hampir sama dengan Jiwasraya, itu kan investasi juga. Dia (perusahaan) punya duit, investasi keluar," ujar Ali kepada wartawan, Selasa (19/1).


Minta Pemanfaatan BP Jamsostek Tepat Sasaran, Menko PMK: Itulah Nyawa dari BPJS Ketenagakerjaan

Kendati begitu, Ali belum bisa menjelaskan lebih lanjut soal penanganan kasus dugaan korupsi tersebut. Dia mengatakan, surat perintah penyidikan kasus tersebut baru saja dikeluarkan oleh Jampidsus.

"Masih awal penyidikan," kata Ali.

Sementara itu, BPJS Ketenagakerjaan menegaskan selalu mengutamakan aspek kepatuhan, kehati-hatian, dan tata kelola yang baik dalam menjalankan investasi tersebut.

Deputi Direktur Bidang Humas dan Antara Lembaga BPJS Ketenagakerjaan Irvansyah Utoh Banja memaparkan hasil investasi BPJS Ketenagakerjaan sepanjang 2020 sebesar Rp32,3 triliun. Sekitar 64 persen investasi dilakukan di surat utang. Kemudian sebanyak 17 persen ditempatkan di saham, 10 persen di deposito, 8 persen di reksa dana, dan investasi langsung sebesar 1 persen.

Kantor Pusat BPJS Ketenagakerjaan Digeledah, Ada Dugaan Korupsi

Halaman: 
Penulis : Iskandar
 
×
×