logo


Satgas Covid-19: Tidak Ada Chip di Dalam Vaksin

Satgas Penanganan Covid-19 menanggapi isu terkait penanaman chip dalam proses vaksinasi Covid-19.

19 Januari 2021 19:13 WIB

Wiku Adisasmito
Wiku Adisasmito Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Satgas Penanganan Covid-19 menanggapi isu terkait penanaman chip dalam proses vaksinasi Covid-19. Juru bicara Satgas Covid-19, Wiku Adisasmito, menegaskan bahwa itu adalah hoaks.

"Saat ini kami melihat adanya isu penanaman chip atau komponen manajemen sistem yang bisa melacak masyarakat yang telah menerima vaksin. Pada kesempatan ini saya tegaskan bahwa berita itu adalah berita bohong atau hoaks. Tidak ada chip di dalam vaksin," kata Wiku dalam konferensi pers yang disiarkan YouTube Setpres, Selasa (19/1).

Wiku menjelaskan bahwa kode batang atau barcode pada botol vaksin tidak bisa menempel pada orang.


Beredar Hoaks Kasdim Gresik Meninggal Usai Divaksin Sinovac, Polisi Buru Penyebar

"Terkait kode yang disinyalir ada pada vaksin, kode tersebut tertera pada barcode yang menempel pada botol cairan vaksin, dan tidak akan menempel pada orang yang divaksin," sebut Wiku.

"Kegunaan barcode tersebut adalah semata-mata untuk pelacakan distribusi produk vaksin, dan sama sekali tidak dapat difungsikan untuk melacak keberadaan masyarakat yang telah divaksin," imbuhnya.

Wiku mengatakan bahwa informasi yang disampaikan masyarakat kepada pemerintah terkait vaksinasi terjaga rahasianya.

"Di samping itu masyarakat juga harus mengerti bahwa informasi yang diberikan kepada pemerintah selama proses vaksinasi terjamin kerahasiaannya, dan semata-mata digunakan untuk kepentingan proses vaksinasi," katanya.

Gubernur New York Minta Pfizer Jual Vaksin Langsung kepada Pemerintah Negara Bagian

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata