logo


Indonesia Dikepung Musibah, Novel PA 212 Minta Rezim Jokowi Tobat Massal

Rentetan musibah yang terjadi di awal 2021 merupakan peringatan bagi rezim Jokowi.

19 Januari 2021 16:39 WIB

Juru Bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212, Habib Novel Bamukmin, usai menjadi pembicara dalam diskusi publik ‘Narasi Politik Reuni 212’ yang diselenggarakan oleh Jitunews.com, Jumat (30/11).
Juru Bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212, Habib Novel Bamukmin, usai menjadi pembicara dalam diskusi publik ‘Narasi Politik Reuni 212’ yang diselenggarakan oleh Jitunews.com, Jumat (30/11). Jitunews/Khairul Anwar

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Wasekjen DPP RA 212 Novel Bamukmin menganggap rentetan musibah yang melanda Indonesia sebagai teguran dari Allah kepada pemerintahan Jokowi.

Seperti diketahui, Indonesia mengalami sejumlah musibah di awal tahun 2021. Mulai dari Gunung Semeru meletus, pesawat Sriwijaya SJ182 jatuh, longsor di Sumedang, gempa Sulawesi Barat sampai banjir di Kalimantan Selatan.

Selain itu, banjir dan longsor juga terjadi di Manado Sulawesi Utara. Teranyar, banjir bandang menerjang Gunung Mas, Puncak Bogor, Selasa (19/1).


Pemerintah Bantu Korban Gempa di Sulbar, Jokowi: Nilai Bantuan Rp10 - Rp50 Juta

“Kita sudah dikepung dengan musibah dan pandemi, krisis ekonomi, sampai musibah mala petaka bencana di berbagai daerah. Seharusnya rezim ini tobat massal,” ujar Novel Bamukmin, seperti dikutip dari Pojoksatu.id, Selasa (19/1).

Menurutnya, musibah yang menerpa beberapa daerah di Indonesia mengakibatkan jatuhnya puluhan korban jiwa. Peristiwa itu, lanjut Novel, sekaligus peringatan bagi rezim Jokowi.

“Kalau Allah sudah murka, maka Allah tidak pandang bulu siapapun akan terkena dampaknya. Bukan saja orang itu atau kelompok rezim,” jelasnya.

Jokowi: Saya Ingin Memastikan Evakuasi dan Pertolongan ke Warga Terdampak Gempa Berjalan Baik

Halaman: 
Penulis : Iskandar