logo


Dirotasi PDIP ke Komisi VII, Ribka Tjiptaning: Lucu Juga, Dokter Masa Urus Minyak

Ribka mengaku bakal belajar mengenai bidangnya yang baru.

19 Januari 2021 16:23 WIB

Anggota Komisi IX DPR RI sekaligus Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), Ribka Tjiptaning
Anggota Komisi IX DPR RI sekaligus Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), Ribka Tjiptaning Tempo

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Keputusan Fraksi PDIP untuk merotasi Ribka Tjiptaning dari anggota Komisi IX DPR RI menjadi anggota VII DPR RI menuai sorotan publik. Pasalnya, langkah itu diambil setelah Ribka dengan tegas menolak divaksin Covid-19, bahkan ia memilih membayar denda ketimbang menerima vaksin Sinovac.  

Alhasil, Ribka akan menduduki komisi yang membidangi energi, riset dan teknologi. Hal itu tidak sesuai dengan latar belakang Ribka yang berprofesi sebagai dokter.

Menanggapi hal itu, Ribka tak menyangka tenaga kesehatan seperti dirinya harus bergelut di bidang lain. Namun, ia mengaku bakal belajar mengenai hal tersebut.


Soal Alasan Dipindah ke Komisi III DPR, Johan Budi: Tanya ke Ketua atau Sekretaris Fraksi

“Lucu juga dokter masa urus minyak. Harus belajar nih,” ujar Ribka kepada wartawan, Selasa (19/1).

Ribka sendiri enggan menanggapi spekulasi rotasi dirinya lantaran menolak disuntik vaksin Covid-19. Sebab, keputusan itu berada di tangan pimpinan fraksi partai.

“Tanya ke yang mindahin saya, pimpinan fraksi, jangan tanya ke saya,” kata dia.

Seperti diketahui, Ribka Tjiptaning menjadi salah satu dari lima anggota Fraksi PDIP DPR RI yang dirotasi berdasarkan surat Fraksi PDIP Nomor 04/F-PDIP/DPR-RI/I/2021.

Surat itu ditandatangani Ketua Fraksi PDIP Utut Adianto dan Sekretaris Fraksi Bambang Wuryanto.

Selain Ribka, ada Wakil Ketua Komisi VIII Ihsan Yunus yang dirotasi menjadi anggota Komisi II. Kemudian, Johan Budi Sapto Pribowo dari anggota Komisi II menjadi anggota Komisi III.

Selanjutnya, Gilang Dhielafararez dari anggota Komisi VI menjadi anggota Komisi III. Sedangkan Marinus Gea dari anggota Komisi III menjadi anggota Komisi XI.

Gubernur New York Minta Pfizer Jual Vaksin Langsung kepada Pemerintah Negara Bagian

Halaman: 
Penulis : Iskandar