logo


Laptop Jubir DPR AS Hilang, FBI Curiga Perangkat Itu Hendak Dijual kepada Intelijen Rusia

FBI mencurigai laptop juru bicara Nancy Pelosi dicuri oleh seseorang wanita yang ikut dalam insiden penyerbuan Gedung Capitol pada Rabu (6/1) lalu.

19 Januari 2021 14:45 WIB

Nancy Pelosi
Nancy Pelosi istimewa

WASHINGTON, JITUNEWS.COM - Lembaga hukum AS saat ini tengah menggelar proses penyelidikan terkait hilangnya laptop milik Juru Bicara DPR AS Nancy Pelosi, yang dicurigai telah diambil oleh seorang wanita yang ikut dalam insiden penyerbuan Gedung Capitol AS pada Rabu (6/1) lalu.

Sebelumnya, dua hari usai insiden Gedung Capitol, juru bicara Nancy Pelosi, Drew Hammill mengatakan bahwa sebuah laptop yang biasa digunakan oleh Pelosi untuk melakukan presentasi sudah dicuri dari dalam kantornya.

FBI sendiri mencurigai laptop milik Pelosi tersebut diambil oleh seorang wanita warga Pennsylvalnia bernama Riley June Williams. Wanita tersebut bahkan dituding berupaya menjual laptop tersebut kepada pihak intelijen Rusia.


China Segera Jatuhkan Sanksi kepada Pejabat AS yang Terlibat dalam Isu Taiwan

Menurut FBI, informasi tersebut mereka dapatkan dari seseorang yang mengaku sebagai mantan kekasih June Williams. Informan tersebut mengatakan bahwa Williams "berniat mengirimkan perangkat komputer tersebut kepada seorang teman di Rusia, yang kemudian berencana menjualnya kepada SVR, lembaga intelijen Rusia."

"Transfer perangkat komputer ke Rusia tersebut gagal karena alasan yang tidak jelas dan Williams saat ini masih memiliki perangkat komputer tersebut atau mungkin sudah menghancurkannya," kata informan dalam pernyataan tertulis FBI dikutip Reuters.

FBI mencurigai jika saat ini Williams sudah melarikan diri ke Pennsylvania, menon-aktifkan nomor ponsel dan menghapus semua akun media sosialnya.

 

Korsel Desak Joe Biden Segera Lakukan Negosiasi dengan Kim Jong Un soal Nuklir

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia