logo


Menlu Rusia Sebut Semua Warga Azerbaijan yang Ditahan oleh Armenia Sudah Dikembalikan

Menteri Luar Negeri Rusia mengatakan bahwa seluruh warga Azerbaijan yang ditahan oleh Armenia sudah dikembalikan.

19 Januari 2021 11:45 WIB

Sergey Lavrov
Sergey Lavrov Tass

MOSKOW, JITUNEWS.COM - Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan bahwa seluruh warga Azerbaijan yang menjadi tahanan perang oleh Armenia selama konflik Nagorno-Kabarakh kembali meletus pada akhir tahun 2020 lalu, sudah dikembalikan.

Konflik selama enam pekan di wilayah Nagorno-Karabakh tersebut berhasil dihentikan pada November 2020 dalam sebuah perjanjian yang dipelopori oleh Rusia. Dibawah perjanjian tersebut, pihak Azerbaijan dan Armenia harus segera melakukan pertukaran tahanan.

Armenia mengatakan bahwa Azerbaijan hingga kini masih belum membebaskan tahanan perang mereka. Sementara itu, Lavrov mengatakan bahwa proses tersebut tertunda karena pihak Armenia tidak menyerahkan daftar lengkap warga mereka yang masih ditahan oleh Azerbaijan.


Trump Cabut Aturan Larangan Masuk AS, Jubir Joe Biden: Ini Bukan Waktunya

"Kami berharap dapat menemukan beberapa dari mereka hidup-hidup. Kemarin, kami menemukan seorang tentara terluka yang sebelumnya berada di dalam daftar tentara yang telah gugur," kata PM Armenia, Nikol Pashinyan pada pertengahan November lalu.

Seperti diketahui, dalam perjanjian penyelesaian konflik yang dilakukan di Moskow pada November 2020 lalu, pihak Armenia harus menyerahkan wilayah Nagorno-Karabakh kepada Azerbaijan. Hal tersebut menyulut kemarahan dari warga Armenia sehingga mereka mendesak Nikol Pashinyan untuk mundur.

Proses Pemeriksaan Lebih Lama Pasca Brexit, Ekspor Daging Inggris Kacau Balau

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia