logo


AS Sedang Krisis Keamanan, Iran: Pihak Musuh Sedang Kolaps

Petinggi militer Iran memberikan komentarnya terkait situasi keamanan di Washington DC menjelang pelantikan Joe Biden

19 Januari 2021 10:15 WIB

Para pendukung Donald Trump yang menyerbu Gedung Capitol pada Rabu (6/1)
Para pendukung Donald Trump yang menyerbu Gedung Capitol pada Rabu (6/1) istimewa

TEHERAN, JITUNEWS.COM - Krisis keamanan yang terjadi di Amerika Serikat menjelang upacara pelantikan Joe Biden tentunya menjadi sorotan berbagai pihak internasional, termasuk dari negara musuhnya seperti Iran.

"Kami sedang berada di puncak (kekuatan) hari ini, sementara pihak musuh (AS) sedang kolaps," kata Mayor Jenderal Mohammad Hossein Baqeri, salah satu petinggi militer Iran pada Senin (18/1), melansir RT.com.

Baqeri menjelaskan konsidi yang tengah dialami oleh Amerika Serikat, yang selama ini ingin menunjukkan kekuatannya kepada Iran, sangat ironis menyusul kekacauan yang terjadi dalam proses transisi pemerintahan Donald Trump ke Joe Biden.


Menlu Perancis Desak Iran Kembali Patuhi Perjanjian Nuklir

"Mereka ingin Republik Islam tidak melihat perayaan 40 tahun revolusi mereka, namun gedung Kongres mereka terkepung," tambahnya.

"Pejabat pemerintahan mereka menyuarakan kekhawatiran jika prestis mereka di mata dunia tercoreng, dan kini pasukan bersenjata AS sedang disiagakan untuk upacara pelantikan presiden baru," lanjutnya.

Hubungan Iran-AS sendiri semakin memburuk di bawah kepemimpinan Donald Trump, terlebih saat AS keluar dari perjanjian nuklir JCPOA dan mulai menjatuhkan sanksi terhadap Iran pada 2018 lalu dan diperparah dengan kematian Jenderal Qasem Solemani dalam sebuah serangan udara yang dilakukan oleh militer AS pada awal tahun 2020 lalu.

Presiden Korea Selatan Yakin Negaranya Capai Herd Immunity pada Akhir Tahun Ini

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia