logo


Menlu Perancis Desak Iran Kembali Patuhi Perjanjian Nuklir

Menteri Luar Negeri Perancis mengatakan bahwa peningkatan kadar uranium yang dilakukan oleh Iran bertujuan untuk membuat senjata nuklir.

19 Januari 2021 09:00 WIB

Menlu Perancis Jean Yves Le Drian
Menlu Perancis Jean Yves Le Drian istimewa

PARIS, JITUNEWS.COM - Menteri Luar Negeri Perancis Jean Yves Le Drian mengatakan bahwa Iran saat ini tengah mengembangkan kapasitas senjata nuklir mereka. Hal tersebut ia sampaikan dalam sebuah wawancara yang dirilis oleh media Perancis the Journal du Dimanche pada Sabtu (16/1).

Ia juga meminta Iran dan Washington untuk kembali masuk ke dalam perjanjian nuklir JCPOA 2015.

"Pemerintahan Donald Trump telah memilih untuk menjatuhkan tekanan maksimumnya terhadap Iran. Hasilnya adalah strategi ini hanya meningkatkan resiko dan ancaman (dari Iran)," kata Le Drian dikutip Reuters.


Donald Trump Lengser, Huawei Bisa Ikut Lelang Tender Jaringan 5G di Brazil

Seperti diketahui, Iran saat ini semakin menyimpang dari perjanjian nuklir dengan berencana meningkatkan kadar uranium untuk digunakan dalam pengembangan nuklir mereka hingga 20 persen, yang tentu saja lebih tinggi dari kesepakatan JCPOA.

Pelanggaran demi pelanggaran sudah dilakukan Teheran setelah Presiden AS Donald Trump secara sepihak keluar dari JCPOA pada 2018 lalu dan menjatuhkan berbagai sanksi yang menghantam sektor ekonomi Iran.

"Hal ini harus dihentikan karena Iran sedang dalam proses meningkatkan kapasitasnya untuk memperoleh (senjata) nuklir," tambahnya.

Tindakan Iran yang semakin menyimpang dari perjanjian nuklir tersebut tentu saja membuat upaya presiden terpilih AS Joe Biden untuk mengembalikan AS ke perjanjian tersebut menjadi lebih rumit.

Sementara itu, pemerintah Iran sudah berulang kali membantah bahwa peningkatan kadar uranium tersebut bertujuan untuk membuat senjata nuklir.

Pandemi dan Lockdown Bikin Kasus Bunuh Diri di Jepang Meningkat 16 Persen

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia