logo


Mainan Anak Fun-doh, Solusi bagi Si Kecil yang Kecanduan Gawai

PT Acosta Super Food terus berinovasi menciptakan berbagai varian baru mainan anak yang edukatif, aman dan menghibur.

18 Januari 2021 10:21 WIB

Fundoh
Fundoh Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - PT Acosta Super Food selaku perusahaan produsen mainan anak terkemuka di Indonesia terus berinovasi menciptakan berbagai varian baru mainan anak yang edukatif, aman dan menghibur.

Direktur Utama PT Acosta Super Food Junirman Jaqin mengatakan inovasi pada mainan anak merupakan satu strategi yang mutlak harus dilakukan di tengah fenomena kecanduan gawai pada anak usia dini dewasa ini.

"PT Acosta Super Food selalu berinovasi menciptakan mainan baru agar anak-anak Indonesia tidak tumbuh bersama gawai, melainkan bisa belajar bersosialisasi, kaya imajinasi, dan kreatif bersama teman-teman sebaya melalui media permainan yang nyata," kata Junirman di Jakarta, Rabu (13/1/2021).


Juarai Trofeo Bhayangkara 2017, Arema : Pertandingan Sesuai Dengan Harapan

Selama lebih dari 10 tahun menjadi produsen mainan anak, PT Acosta Super Food telah mengeluarkan lebih dari 100 jenis produk mainan edukatif untuk anak dengan berbagai rentang usia, mulai 0 bulan hingga 5 tahun ke atas. Produk mainan pertama yang diciptakan adalah Fun-doh dengan model plastisin.

"Fun-doh menggunakan bahan-bahan alami dari makanan sehingga aman dimainkan oleh anak. Jadi, para orang tua tidak perlu khawatir jika kulit anak-anak mereka terkena iritasi," ujarnya.

Sebelum pandemi Covid-19 melanda banyak wilayah di Indonesia, PT Acosta Super Food giat melakukan workshop terkait mainan anak di sekolah-sekolah dengan melibat para guru TK. Mereka juga diajarkan cara membuat berbagai bentuk benda atau hewan dari Fun-doh.

“Sebelum internet berkembang seperti sekarang, saya sudah bisa melihat jika dunia anak Indonesia membutuhkan mainan yang kreatif, namun juga tidak berbahaya untuk anak- anak. Makanya saya mencoba untuk membuat mainan plastisin dari bahan yang aman, yakni tepung terigu, garam, serta pengembang di tahun 2005,” lanjutnya.

Kehadiran gawai

Junirman menyebutkan kehadiran gawai dalam dunia anak kini menjadi satu tantangan tersendiri yang harus dihadapi PT Acosta Super Food.

Menyadari hal ini, pihak perusahaan terus berusaha melakukan inovasi dan perbaikan mulai dari kualitas hingga pengemasan produk setiap beberapa bulan sekali.

Tak hanya itu, PT Acosta Super Food juga mulai berinovasi mengembangkan mainan anak dari bahan dasar yang dapat didaur ulang dengan melihat tren pasar.

“Kalau dulu, tren mainan bisa bertahan satu sampai dua tahun. Tapi sekarang tiga bulan saja kita sudah harus memutar otak lagi bagaimana agar produk kami tetap diminati. Misalnya, saat ini yang sedang populer adalah permainan role play (bermain peran). Untuk anak laki-laki, mayoritas tertarik dengan permainan profesi seperti jadi dokter, pilot, guru, bahkan koki. Sementara untuk anak perempuan biasanya lebih tertarik dengan simulasi berjualan di pasar, supermarket atau bekerja di salon,” tuturnya.

Meski begitu, Junirman tidak memungkiri kehadiran gawai dan game online juga bisa menjadi sarana edukasi bagi anak. Namun dia berpesan kepada para orang tua dan guru untuk memperhatikan dan ikut terlibat dalam pemilihan mainan anak serta mendampingi mereka saat bermain.

“Mainan anak itu tidak perlu mahal, yang penting baik dan bermanfaat untuk tumbuh kembang mereka. Banyak sekali permainan menyenangkan yang tanpa anak-anak tersebut sadari, itu adalah proses belajar,” pungkasnya.

Yuk, Ikutan Kuis Silver Queen Share Your Love!

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata