logo


Sebut Kirim CV ke Jokowi untuk Jadi Menteri Hal yang Bagus, Prof Henuk: Daripada AHY Cuma Mondar-mandir ke Istana

Prof Henuk mengatakan bahwa langkahnya yang mengirim CV ke Jokowi adalah hal yang tepat

17 Januari 2021 15:35 WIB

Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)
Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Guru Besar Universitas Sumatera Utara (USU), Prof Yusuf Leonard Henuk mengakui bahwa diriya mengirim curriculum vitae (CV) ke Presiden Jokowi untuk melamar jabatan sebagai menteri. Ia berharap Jokowi mempertimbangkan dirinya untuk menjadi menteri yang saat itu kosong karena menteri yang bersangkutan ditangkap KPK.

"Saya memang kirim itu kan dulu ada dua jabatan kosong itu kan maka dari itu saya kirim itu, saya perkenalkan diri saya di CV. Kan perkenalkan dirikan biasa," kata Prof Henuk seperti dilansir detikcom, Minggu (17/1/2021).

Prof Henuk mengatakan bahwa langkahnya yang mengirim CV ke Jokowi adalah hal yang tepat. Ia lantas membandingkan dengan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).


Ada Ramalan Jokowi Lengser, Deddy Corbuzier Geram

"Ini saya lebih bagus kirim CV, daripada AHY kan tiap kali reshuffle kan jalan-jalan keliling, mondar-mandir ke istana, kan tidak diangkat. Ini karena ini yang grub-grubnya SBY, Demokrat, AHY makanya saya bilang kalau kita berdua dipanggil untuk direkrut terbuka, saya yang dipilihlah di tingkat pendidikan begitu dipilih, kalau misalnya kami berdua dilaga. Dipanggil  untuk presentasi pasti saya yang dipilih, dinilai oleh pakar saya yakinlah," ujarnya.

"Masak sudah senior gini tidak dipakai kalau misalnya," tegasnya.

 

 

Akui Kirim Surat Lamaran Jadi Menteri Ke Jokowi, Guru Besar USU Prof Henuk: Namanya Usaha, Tidak Dibales Tidak Apa-apa

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati
 
×
×