logo


Perempuan Dibilang Tak Mampu jadi Presiden, Oposisi Filipina: Di Goa Mana Tuan Rodrigo Duterte Tinggal?

Tokoh oposisi Filipina mengkritik pernyataan Presiden Duterte yang menyebut jabatan presiden bukan untuk wanita.

17 Januari 2021 06:30 WIB

Presiden Filipina Rodrigo Duterte.
Presiden Filipina Rodrigo Duterte. Reuters

MANILA, JITUNEWS.COM - Pernyataan Presiden Filipina Rodrigo Duterte yang menyebut jika seorang wanita tidak akan mampu menjalankan tugas sebagai presiden mendapat kritikan dari banyak pihak, termasuk dari tokoh oposisi Etta Rosales.

"(Jabatan) Presiden hanya untuk pria? Di goa mana tuan Rodrigo Duterte tinggal?" tanya Rosales dikutip South China Morning Post.

"Presiden adalah sebuah jabatan bagi mereka yang dapat secara efektif memimpin dengan penuh hormat terhadap hak asasi manusia, hukum dan demokrasi," tambahnya.


Lockdown Diperketat, Ekonomi Inggris Kemungkinan Akan Kembali Terjebak Resesi

"Ini bukan tugas bagi seorang diktator pembunuh berantai, misoginis, penjilat, dan pemimpin yang tidak menerima koreksi, malas, dan tidak kompeten," lanjutnya.

Sebelumnya, Duterte menegaskan bahwa anak perempuannya, Sara Duterte-Carpio yang akrab disapa Inday, tidak akan ikut dalam Pilpres Filipinan 2022 mendatang.

"Anak perempuan saya tidak akan ikut (Pilpres). Saya sudah bilang kepada Inday untuk tidak melakukannya karena saya kasihan (kepadanya) mengingat ia tidak akan mampu menghadapi apa yang saya hadapi," kata Duterte pada Kamis (14/1) dikutip Reuters.

"(Jabatan) ini bukan untuk perempuan. Seperti anda tahu, tatanan emosional seorang wanita dan seorang pria sangatlah berbeda," tambahnya.

Pentagon Kerahkan 25 Ribu Personil Militer untuk Amankan Upacara Pelantikan Joe Biden

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia