logo


Tak Ada Laporan Kasus Setelah Vaksinasi Covid-19

Pemerintah menyatakan tidak mendapatkan laporan mengenai Kejadian Ikutan Pascaimunasi (KIPI) hingga H+3 sejak pelaksanaan program vaksinasi.

16 Januari 2021 17:15 WIB

Vaksin Covid-19 Sinovac
Vaksin Covid-19 Sinovac istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pemerintah menyatakan tidak mendapatkan laporan mengenai Kejadian Ikutan Pascaimunasi (KIPI) hingga H+3 sejak pelaksanaan program vaksinasi.

"Alhamdulillah sampai saat ini belum ada laporan KIPI serius yang terjadi, jadi apabila ada kejadian yang tidak diinginkan atau kejadian luar biasa masyarakat harus melapor ke fasilitas kesehatan," Ketua Komisi Nasional KIPI, Hindra Irawan Satari, melalui keterangan pers, Sabtu (16/1).

Hindra mengatakan bahwa KIPI merupakan dampak alamiah dari produk vaksin, seperti kemerahan, pegal, bahkan demam.


Tolak Vaksin Harus Ada Ilmunya, Dewi Perssik: Kalau Sekadar Menolak Berarti Teriak Doang

"Namun, data menunjukkan gejala-gejala tadi jumlahnya kurang dari 1 persen dan bisa hilang dengan sendirinya," katanya.

Hindra meminta masyarakat untuk tidak khawatir dengan efek yang ditimbulkan. Masyarakat diminta untuk tidak percaya dengan informasi hoaks mengenai vaksin.

"Vaksin ini sudah kita uji baik di luar negeri maupun di dalam negeri dan hasilnya telah kita peroleh sehingga memberikan tambahan perlindungan yang cukup bagi kita dan melengkapi usaha-usaha pencegahan yang kita lakukan," ujarnya.

"Masyarakat sebetulnya tidak perlu khawatir dan jangan mudah percaya berita-berita hoaks yang beredar terutama berita terkait vaksin yang mampu berdampak serius. Badan Pengawas Obat dan Makanan tidak mungkin memberikan izin penggunaan apabila vaksin Covid-19 terbukti tidak aman," lanjutnya.

 

BPOM Sebut Vaksinasi Dihentikan Jika Ada Efek Serius

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata